Pamekasan (beritajatim.com) – Bupati Pamekasan, Badrut Tamam bersama Forkopimda setempat berkolaborasi menekan angka Coronavirus Disiase 2019 dalam pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang digelar mulai Sabtu hingga Selasa (3-20/7/2021) mendatang.
Hal tersebut disampaikan di sela kegiatan Apel Gelar Pasukan Pelaksanaan PPKM Darurat yang digelar di Terminal Kargo, Desa Larangan Tokol, Tlanakan, Pamekasan. Di mana dalam kesempatan tersebut, tampak hadir Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro, Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, dan lainnya.
“Kami bersama jajaran Forkopimda Pamekasan, memiliki komitmen yang kuat untuk terus menekan laju Covid-19. Berbagai upaya terus kami lakukan agar penyebaran virus ini bisa ditekan dan tentunya segera berakhir,” kata Bupati Badrut Tamam.
Berbagai upaya tersebut di antaranya mulai dari gelar pasukan, memusatkan tempat-tempat isolasi, penambahan tempat tidur ruang isolasi, kesiapan tenaga medis hingga kesiapan vaksinator untuk percepatan vaksinasi. “Jadi kami bersama Forkopimda berkomitmen menekan laju Covid-19, sehingga tidak terjadi ledakan lagi,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”bupati-pamekasan”]
“Dari itu kami juga memohon pengertian seluruh masyarakat Pamekasan, untuk bersama-sama menyamakan persepsi terkait Covid-19. Di mana di kabupaten Pamekasan, serta di wilayah Jawa Timur mengalami lonjakan kembali dan terbilang sangat tinggi sekali,” sambung Badrut Tamam.
Pihaknya menilai pelaksanaan PPKM Darurat tidak mungkin hanya dilakukan oleh pemerintah saja, tetapi juga dibutuhkan kerjasama dari semua stakeholders serta peran serta masyarakat secara langsung. “Kita tidak bisa menyelesaikan ini sendirian, tapi kita harus bergotong royong bersama masyarakat sehingga pandemi ini bisa ditekan seperti sebelumnya,” jelasnya.
“Kami atas nama pemerintah kabupaten Pamekasan memohon maaf untuk masalah perekonomian dan lainnya yang harus ngerem sementara waktu. Sebab kebijakan ini tidak bisa tolak karena langsung dari (pemerintah) pusat, jadi kita menjalankan saja dengan harapan agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati,” imbaunya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”tim-satgas-Covid-19″]
Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Sabtu (3/7/2021) kemarin. Terdapat tambahan pasien dari tiga status berbeda, meliputi sebanyak 16 orang pasien positif baru, 3 orang meninggal dunia, serta 4 orang lainnya dinyatakan sembuh.
Dengan tambahan tersebut, total pasien positif terdata sebanyak 1.368 orang. Meliputi sebanyak 128 orang dalam tahap isolasi, 1.123 orang dinyatakan sembuh pasca menjalani perawatan intensif, serta 117 orang lainnya meninggal dunia.
Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.465 orang, meliputi sebanyak 17 orang dalam tahap pengawasan, 110 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.338 orang lainnya dinyatakan selesai pengawasan alias Negatif Covid-19. [pin/ted]






