Magetan (beritajatim.com) – Sebanyak 18 warga Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan menjalani tes swab PCR di desa setempat. Petugas dari puskesmas Lembeyan melakukan tes PCR sebagai penanganan Covid-19 di desa tersebut yang berasal dari klaster hajatan.
“Ada sebanyak 18 orang yang di swab pcr, mereka sebelumnya sudah di rapid antigen dan hasilnya negatif,” kata petugas Puskesmas Lembeyan Suharno di lokasi, Selasa (22/6/2021).
Dia menjelaskan, tracing dengan swab PCR ini untuk warga yang negatif rapid antigen, tujuannya untuk memastikan mereka benar-benar bersih. Dan jika hasilnya positif Covid-19 maka harus isolasi mandiri, kalau hasil swab PCR negatif maka mereka tidak harus isolasi mandiri.
“Untuk memastikan mereka benar-benar bersih, agar penularan dapat kita putus,” jelasnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”magetan”]
Namun pihaknya belum bisa memastikan hasil test swab PCR kapan keluar karena itu menjadi kewenangan laboratorium PCR yang dituju.
“Hasilnya kami koordinasikan nanti dengan pihak labkesda atau laborat mana yang kita tuju karena saat ini sedang ramai dan penuh, jadi kita tidak bisa memastikan kapan hasilnya keluar,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, kasus penularan Covid-19 dari klaster hajatan di Desa Kediren, Kecamatan Lembeyan, Kabupaten Magetan terus melonjak. Setelah sebelumnya 47 orang dinyatakan positif terpapar Covid-19, kini bertambah menjadi 63. Dan empat orang harus dirujuk karena bergejala.(asg/ted)






