Mojokerto (beritajatim.com) – Satgas Covid-19 Kota Mojokerto mengirim sampel stelvio (SUV) ke Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Ini dilakukan untuk mengetahui varian Covid-19 yang menjangkit kluster lingkungan di Kota Mojokerto.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, pihaknya menduga jika kluster Lingkungan Sidomulyo merupakan varian baru karena perkembangannya yang begitu cepat. “Karena dalam waktu yang sangat singkat, dua gang ini sebegitu banyak orang terinfeksi dan tertular,” ungkapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sidomulyo-mojokerto”]
Masih kata Ning Ita (sapaan akrab, red), Satgas Covid-19 Kota Mojokerto sudah mengirim sampel ke BBTKLPP Surabaya. Sampel yang dikirim, lanjut Ketua Satgas Covid-19 Kota Mojokerto ini, diambil dari pasien positif yang memiliki stelvio (SUV) terendah dari total 50 orang yang terpapar Covid-19 tersebut.
“Ini dilakukan untuk mengetahui varian apa yang terjangkit di Lingkungan Sidomulyo. Itu tiada lain, tidak lain adalah prokes. Sampai saat ini, untuk memutus penyebaran Covid-19 agar tidak semakin meluas ialah masyarakat taat prokes,” ujarnya. [tin/ted]






