Sampang (beritajatim.com) – Anggaran pembelanjaan buku Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang tahun 2021 sebesar Rp 170 juta. Jumlah tersebut terbilang sedikit berdasarkan ketersediaan buku ditambah masih terkena refokusing sebesar 40 persen atau Rp 70 juta.
“Sebelum direfocusing anggaran pembelanjaan buku ini sebesar Rp 170 juta, dan itu masih kurang jika berdasarkan kebutuhan, sekarang malah terkena refocusing,” jelas Kasi Layanan Perpustakaan Disarpus Sampang, Holil, Sabtu (22/5/2021).
Holil menjelaskan, anggaran sebesar Rp100 juta tersebut hanya mampu membeli 1000 buku. Jumlah itu tidak sebanding dengan rencana sebelumnya yakni pembelian buku pada 2021 ini di atas 1000 buku.
“Pembelanjaan dilakukan tiga kali tahap, untuk melihat perkembangan dan terbitan buku baru,” imbuhnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sampang”]
Kendati demikian, pembelian buku itu dilakukan berdasarkan catatan pengunjung dan masukan dari lembaga atau sekolah. Karena, memang koleksi buku tidak begitu lengkap, selain itu ada buku yang tidak update.
“Sekarang jumlah judul buku sebanyak 11,535 dan jumlah buku sebanyak 41,115 lalu ditambah 1000 buku yang baru beli,” tandasnya. [sar/but]






