Jember (beritajatim.com) – Dosen dan peneliti Fakultas Pertanian Universitas Jember, Mohammad Ubaidillah, mengembangkan varietas baru berbasis plasma nutfah padi lokal, khususnya riset padi berwarna di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Kini Ubaidillah tengah berusaha menyilangkan padi lokal jenis hitam dari Jawa Timur dengan padi lokal jenis cupu slamet dari Jawa Tengah.Padi lokal seperti jenis hitam dan cupu slamet umumnya memiliki ukuran yang tinggi dengan anakan sedikit.
Pemuliaan itu bertujuan memilih sifat baik dari tiap jenis padi lokal dan menyilangkannya untuk menghasilkan varietas padi lokal baru yang lebih unggul. “Padi berwarna yang menghasilkan beras merah atau beras hitam punya keunggulan memiliki kadar antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan beras putih, sehingga baik bagi kesehatan,” kata Ubaidillah. Padi berwarna memiliki kandungan amilosa rendah, sehingga cocok bagi penderita diabetes.
[berita-terkait number=”4″ tag=”unej”]
Pengembangan varietas padi dengan plasma nutfah padi lokal bukan hal baru di Jepang dan Korea Selatan. “Setiap tahun (di sana) bisa puluhan varietas baru yang berhasil diciptakan. Oleh karena itu Indonesia yang memiliki banyak plasma nutfah padi lokal seharusnya juga harus bisa menciptakan varietas padi baru,” kata Ubaidillah. [wir/but]






