Mojokerto (beritajatim.com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto mulai melakukan pergeseran Alat Pelindung Diri (APD) yang nantinya digunakan dalam Pemilihan Bupati (Pilbup) Mojokerto, 9 Desember. Kapolres Mojokerto secara langsung melakukan pengecekan.
Pengecekan pergeseran APD di Gudang Logistik KPU Kabupaten Mojokerto yakni di Gedung Olahraga Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto. Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander pun mengingatkan agar petugas menjaga protokol kesehatan saat melakukan pergeseran APD.
[berita-terkait number=”3″ tag=”pilbup-mojokerto”]
“Pendistribusian logistik dari gudang KPU ke PPK agar dilakukan pengamanan dan pengawalan mengingat situasi hujan agar pada saat pendistribusian logistik ke PPK di bungkus dengan plastik. Saya minta agar Paur Kes melakukan pengecekan kondisi kesehatan anggota TNI dan Polri yang melaksanakan pengamanan di KPU maupun di TPS,” ungkapnya.

“Untuk pengamanan surat suara akan dilakukan pengamanan secara melekat dari Polri. Protokol kesehatan di gudang logistik juga diharapkan agar diperhatikan dan dipenuhi karena kita masih ada di masa pandemi Covid-19. Petugas agar menjaga kesehatan dan tidak lupa memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” katanya.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Mojokerto, Muslim Bukhori menjelaskan, APD yang distribusikan adalah sarung tangan, pengukur suhu tubuh dan buku panduan Kelompok Penyelenggaraan Pemungutan Suara (KPPS) yang kurang pada pendistribusian sebelumnya. “Untuk pergeseran logistik dari gudang KPU ke PPK, Senin besok. [tin/suf]






