Kabuga ditahan polisi di Asnières-Sur-Seine, tempat ia telah tinggal dengan identitas palsu. Pengadilan Pidana Internasional untuk Rwanda telah mendakwa pria berusia 84 tahun itu dengan genosida dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
Ia dituduh sebagai pemodal utama kelompok ekstremis etnis Hutu yang membantai 800.000 orang pada tahun 1994. Mereka menyasar anggota komunitas minoritas Tutsi, serta lawan politik mereka.
Amerika Serikat menawarkan hadiah sebesar $5 juta untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Kabuga. [BBC/air]






