Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang tinggal di kawasan pemukiman padat penduduk di kampung nelayan Desa Karangagung, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, dibuat panik dengan peristiwa kebakaran hebat pada salah satu home industri pengasapan ikan, Selasa (29/10/2019).
Cerobong pengasapan ikan yang terbakar itu diketahui milik Rasemi (64), warga Dusun Karangagung Timur, Desa Karangagung, Kecamatan Palang. Beruntung, api yang membakar cerobong dan juga menjalar ke dalam rumah yang digunakan untuk pengasapan ikan itu, langsung bisa dipadamkan.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com di lapangan, kebakaran itu berawal saat pada para pekerja akan memulai proses pengasapan. Yakni, mereka baru menyalakan api guna pengasapan itu sekitar 10 menit. “Waktu baru mau proses pengasapan, tiba-tiba keraknya yang ada di cerobong itu jatuh,” terang Ngadiyono, salah satu anak dari pemilik pengolahan ikan asap itu.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kebakaran”]
Ketika kerak-kerak yang menempel di dinding cerobong itu jatuh, langsung mengakibatkan kebakaran hebat. Api yang seharusnya untuk proses pengasapan itu, kemudian membesar hingga api membumbung tinggi keluar dari cerobong dan membuat warga panik.

“Karena memang ini waktunya kemarau dan panas, jadi ya sempat takut. Memang kalau cerobong ini sulit dibersihkan,” tambahnya.
Sejumlah warga yang panik langsung berusaha untuk memadamkan api dengan alat seadanya. Selain itu, warga langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak PMK Tuban. “Tidak sampai ada korban luka dalam kejadian kebakaran ini, hanya kerugian material,” ungkap Aji Agus Wiyoto, selaku Kepala Desa (Kades) Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban.
Untuk memadamkan api dalam kebakaran home industri pengolahan pengasapan ikan itu pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban menerjunkan 2 unit mobil PMK lantaran dikawatirkan api akan semakin membesar. Dalam waktu sekitar 30 menit kebakaran di kawasan padat penduduk itu berhasil dipadamkan.[mut/kun]






