Kediri (beritajatim.com) — Rapat kordinasi pengamanan pengesahan warga baru PSHT dan kesepakatan bersama perguruan pencak silat Kota Kediri berlangsung di Rupatama Polresta Kediri, pada Jumat (30/8/2019). Rakor dipimpin langsung oleh Kapolresta AKBP Anthon Haryadi S.IK.,M.H.
Rapat diikuti bersama Forkopimda, hadir Kabag Ops Polres Kediri, Blitar Kota, Nganjuk, Tulungagung, PJU, Kapolsek, Danki Brimob, Perwakilan dari Perguruan pencak silat se Kota Kediri, dan Pamter PSHT Cabang Kediri.
[berita-terkait number=”4″ tag=”sh-terate”]Dalam kesempatan ini Kapolresta Kediri menyampaikan beberapa hal antara lain Memohon untuk bisa membantu kami dan Selain itu juga media sosial dimohon untuk bisa meng cover mana yang baik nya dimunculkan.

“Keamanan dan kenyamanan tidak hanya ditujukan untuk warga PSHT yang akan disahkan, melainkan juga untuk warga masyarakat di wilayah hukum Polresta Kediri,” kata AKBP Anthon Haryadi.
Pola pengamanan yang baik tahun lalu juga sudah kami evaluasi dan dimohon pengaman pengamanan tahun ini dapat kerja sama dengan baik lagi sehingga pengamanan dapat berjalan lancar.
Usul saran masukan diterima dan dirundingkan bersama kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan MOU bersama dimana pada intinya mau dan wajib menjaga persatuan dan kesatuan demi utuhnya NKRI. [nng/but]






