Mojokerto (beritajatim.com) – Seekor monyet liat muncul di pemukiman padat penduduk Lingkungan Sekar Putih, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Monyet jenis ekor panjang ini terpaksa ditembak warga karena merusak plafon rumah.
Monyet tersebut datang dari area persawahan sekitar perumahan warga Kelurahan Kedundung dan membuat warga ketakutan. Warga terpaksa menembak monyet tersebut dengan senapan angin karena masuk rumah warga dan merusak plafon rumah warga.
Babinsa Kelurahan Kedundung, Sertu Yosef Mulyono mengatakan, monyet tersebut datang dari persawahan yang ada di sebelah timur rumah warga. “Monyet memasuki dua rumah warga. Pertama masuk ke rumah Sutiyono kemudian melompat masuk ke rumah Tolib,” ungkapnya, Jumat (9/8/2019).
Masih kata Sertu Yosef, monyet tersebut dan mengacak-acak plafon rumah milik Sutiyono dan Tolib. Terhadap warga yang melihat, monyet terlihat galak sehingga membuat warga ketakutan. Sehingga warga juga meminta bantuan petugas.
“Saat ditemukan, sedang berada di dalam atap salah satu rumah warga dan bertindak brutal merusak plafon. Sepertinya monyet liat karena galak dan tidak ada tanda jika monyet itu punya majikan. Di kasih pisang juga tidak mendekat,” katanya.
Tak hanya itu, monyet juga melawan saat didekati warga sehingga diduga monyet tersebut tidak ada pemiliknya alias liar. Karena saat di tangkap oleh warga melawan, terpaksa warga sekitar harus melumpuhkan monyet tersebut dengan senapan angin.
“Kebetulan tadi sudah siap dua sniper. Saya buat strategi, saya bawa tongkat sama pluit, ternyata moyet gaduh. Saat monyet muncul langsung di lumpuhkan oleh warga dengan senapan angin. Sekitar satu jam baru bisa ditangkap, itupun setelah di tembak di bagian perutnya,” jelasnya.[tin/kun]






