Kediri (beritajatim.com) — Kepala Bakesbangpol Kabupaten Kediri, Drs. Mujahid, MM membuka secara resmi Porseni MTs. Kegiatan ini diadakan oleh Kementerian Agama Kabupaten Kediri.
Pembukaan ditandai dengan pemotongan pita dan pelepasan balon oleh Kepala Kesbangpol. Kegiatan diikuti oleh seluruh atlet peserta Porseni.
Pembukaan berlangsung di halaman MTsN 1 Kediri Kecamatan Pare yang dihadirioleh Plh. Kemenag Kabupaten Kediri Drs. H. Enim Hartono, M.Pd.I, dan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Drs. Sujud Winarko, MM.

[berita-terkait number=”4″ tag=”kabupaten-kediri”]
“Kegiatan ini bukan hanya menekankan pada kompetensi saja, akan tetapi kita dapat membangun karakter peserta didik. Di dalam event-event yang telah dilaksanakan oleh Kemenag Kab. Kediri telah banyak memberikan aspek penting bagi para siswa,” katanya.
Hal ini diharapkan juga dapat menciptakan generasi penerus yang cerdas dan berkualitas, sebagai aset yang berperan serta dalam pembangunan yang ada di Kabupaten Kediri.
“Saya berharap komitmen bersama dalam memberikan penilaian dan penjurian harus obyektif. Karena dengan komitnen ini saya yakin di lingkungan Kabupaten Kediri khususnya di lingkungan MTs, akan mampu mencetak siswa-siswi handal baik dalam bidang olah raga maupun seni”.

Slogan yang diusung pada event ini sangat luar biasa, yaitu ‘Madrasah Hebat dan Bermartabat’. Bahwa madrasah sekarang ini dari aspek kinerja dan prestasinya bisa bersaing, nilai plusnya dari pendidikan agama. Sedangkan temanya adalah ‘Menumbuhkembangkan Sikap Kreatif, Profesional dan Sportif Dalam Mewujudkan Madrasah Berprestasi dan Bermartabat’.
Plh. Kemenag Kab. Kediri Drs. H.Enim Hartono, M.Pd.I memaparkan, Porseni tahun ini diikuti 101 lembaga MTs baik negeri maupun swasta, terdiri dari 9 MTs negeri dan 92 MTs swasta, dengan jumlah siswa 41.352 anak.
Kemudian masing-masing melaksanakan seleksi di tingkat KKM (Kelompok Kerja Kepala Madrasah) dan hari ini yang bertanding mewakili KKMnya. Selanjutnya nanti dari para pemenang ini akan bertanding di tingkat provinsi di Ponorogo dan Madiun bulan Oktober mendatang.
Ada 7 cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu atletik, bola voly, bulutangkis, tenis meja, catur, futsal, dan pencak silat. Sedangkan untuk seni ada 7 cabang, meliputi singer, MTQ, kaligrafi, pidato Bahasa Indonesia, pidato Bahasa Inggris, pidato Bahasa Arab, dan tahfidz. [adv kominfo/nng]






