Sidoarjo (beritajatim.com) – Warga Sidokepung dan sekitarnya di kagetkan dengan penemuan mayat di pinggir kali, depan perum Jaya Harmoni Desa Sidokepung, Buduran Sidoarjo Kakis (7/3/2019).
Dari penyelidikan dan identifikasi petugas, korban adalah Jumari (62) warga Desa Sidokepung RT 08RW 02, Kecamatan Buduran, yang selama ini dikenal sebagai pencari kunir liar.
Mayat korban Jumari itu, kali pertama di ketahui warga setempat. Ada seorang kakek tergeletak di pinggir sungai dekat perumahan. Untuk memastikan warga langsung mendatangi kakek yang tidur di rerumputan itu.
Setelah didekati warga, ternyata tubuh kakek Jumari sudah kaku. Melihat kejadian itu warga langsung melaporkan ke polisi. Dari laporan warga itu, petugas langsung menuju ke lokas
Kanit Polsek Buduran Iptu Nanang mengatakan mayat kakek Jumari itu ditemukan oleh warga berada di pinggir sungai dekat perumahan Jaya Harmoni. Saat ditemukan keadaan mayat sudah dalam kondisi kaku. “Korban meninggal diperkirakan beberapa jam yang lalu, karena melihat kondisi tubuh korban yang sudah kaku,” katanya.
[berita-terkait number=”3″ tag=”sidoarjo”]
Nanang menjelaskan, korban Jumari selama ini diketahui sering mencari kunir. Di duga karena karena sakit atau mungkin kelelahan korban meninggal. Pada tubuh korban tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
“Tidak ada luka pada tubuh korban, ataupun tanda-tanda kekerasan,” terangnya. (isa)






