Pamekasan (beritajatim.com) – Slamet Nurcahyo dipastikan bertahan sekaligus memperpanjang masa pengabdian bersama Madura United FC, guna menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2019 mendatang.
Pemain yang akrab disapa SNC10 dalam skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab, dipastikan bertahan dalam durasi kontrak setahun kedepan. \\\”Nomor punggung 10 masih akan tetap digunakan Slamet Nurcahyo,\\\” kata Presiden Madura United FC Achsanul Qosasi, dikutip dari medsos resmi klub, Minggu (30/12/2018).
\\\”Manajer (Haruna Sumitro) sudah melaporkan jika proses penandatanganan kontrak Slamet sudah selesai ditandatangani untuk musim 2019,\\\” sambung pria asal Desa Daramista, Kecamatan Lenteng, Sumenep, yang akrab disapa AQ.
Selama ini sosok Slamet Nurcahyo memang sangat identik dengan klub kebanggaan suporter Madura Bersatu. Bahkan nomor favorit Presiden Klub juga diserahkan kepada pemain kelahiran Jember, yang bisa menempati dua posisi berbeda, yakni attacking midfielder dan winger.
Masuknya SNC10 sekaligus menggenapkan komposisi 14 pemain lokal dalam skuad Madura United musim depan, sebelumnya terdapat 13 pemain lokal yang sudah dinyatakan resmi bergabung bersama tim. Termasuk dua pemain asing.
Para pemain lokal yang dipastikan masuk komposisi tim musim depan, meliputi Al-Fath Fathier, Andik Rendika Rama, Andik Vermansyah, Asep Berlian, Fachruddin Aryanto, Fandri Imbiri, Greg Nwokolo, Guntur Ariyadi, Irsan Lestaluhu, Muhammad Ridho Djazulie, Rifad Marasambesy dan Satria Tama Hardianto.
Sementara dua pemain lainnya merupakan pemain asing, masing-masing Dane Milovanovic (Australia) sebagai pemain asing Asia, serta Zah Rahan Krangar (Liberia) sebagai pemain Asing Non-Asia. [pin/ted]





