Surabaya(beritajatim.com) – Kepolisian Kota Besar Surabaya (Polrestabes) menyiapkan sebanyak 2500 personil untuk pengamanan malam pergantian tahun 2019agar kondusif dan aman..
Dari 2500 tidak hanya dari Polrestabes Surabaya saja, melainkan dibantu TNI, Pemerintah kota Surabaya yakni Satpol PP, Linmas serta dibantu beberapa organisasi kemasyarakatan.
\\\”Semuanya ikut untuk mengamankan kota Surabaya jelang perayaan pergantian tahun,\\\” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Minggu (30/12/2018).
Dari pengalaman tahun sebelumnya, Polrestabes akan menetapkan strategi mencegah kepadatan dan menumpuknya warga masyarakat ke Kota Surabaya.
Startegi itu adalah pembatasan-pembatasan kendaraan yang akan masuk di kota Pahlawan dan kemungkinan tempat-tempat akan dipadati oleh masyarakat waktu perayaan seperti taman Bungkul, Grahadi dan Tugu pahlawan.
Sejumlah pintu masuk di perbatasan menuju Surabaya di Waru akan dilakukan penutupan termasuk di Kedung cowek yang dari Madura.
\\\”Kami tidak mengizinkan ada tambahan lagi kendaraan karena akan menambah kepadatan, jadi bagi masyarakat luar Surabaya ingin merayakan datang lebih siangan atau awal, jangan datangnya pukul 11.00 malam itu sudah mau mendekati bergantian tahun pasti sudah bisa dipastikan kepadatan,\\\” tutupnya.[gil/ted]





