Jember (beritajatim.com) – Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, telah mengumpulkan bukti dan kesaksian dugaan pelanggaran pemilu oleh Bupati Faida. Rapat pleno akan digelar pada Kamis (27/12/2018).
\\\”Besok kajian awal, Kamis pleno. Nanti kami akan tentukan ini masuk pelanggaran atau bukan. Jadi kami sudah mengumpulkan keterangan kurang lebih dari lima sampai enam orang saksi. Kami masih menganalisis lagi,\\\” kata Ketua Bawaslu Jember Tobroni Pusaka, Selasa (25/12/2018).
Jika benar ada pelanggaran, Bawaslu Jember akan menentukan jenis pelanggarannya, administratif atau pidana. \\\”Tapi tunggu pleno hari Kamis. Banyak pasal yang akan kami kaji lebih dulu,\\\” kata Tobroni.
Saksi yang dimintai keterangan adalah mereka yang hadir dalam acara yang dihadiri Bupati Faida saat diduga mengampanyekan untuk mencoblos salah satu calon legislator. Namun Tobroni tak mau membuka nama saksi-saksi itu.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengantongi video Bupati Faida yang diduga sedang mengampanyekan calon legislator DPR RI Abdul Rochim. Kebetulan Rochim adalah nama suami Faida.
Video berdurasi dua menit 50 detik itu telah beredar di media sosial. Dalam video tersebut, Bupati Faida memberikan pengarahan dengan menggunakan \\\’slide\\\’ di hadapan sejumlah orang. Tidak dijelaskan dalam video tersebut di mana lokasi peristiwa tersebut. Namun, dalam salah satu akun media sosial Facebook dijelaskan bahwa itu video paparan Bupati Faida dalam Kongres Perangkat Desa di Aula PB Sudirman, Kantor Pemkab Jember, di Jalan Sudarman, Sabtu (15/12/2018). Slide itu berjudul Isu Perangkat Desa di Tahun Politik 2019.
Pernyataan Faida ini terekam di detik 1-14. Faida meminta perangkat desa untuk tidak terlibat kampanye politik dalam pemilu 2019. \\\”Ada larangan bagi perangkat desa untuk ikut serta dan terlibat dalam kampanye pemilihan umum atau pemilihan kepala desa. Mangkane ojok bengok-bengok Pak Rochim. Sing penting dicoblos,\\\” katanya disambut gelak tawa hadirin. [wir/but]





