Pamekasan (beritajatim.com) – Winger lincah Madura United FC Bayu Gatra Sanggiawan menyampaikan salam perpisahan kepada suporter Madura Bersatu pasca dirinya berkeinginan menambah jam terbang bersama klub lain.
\\\”Mohon maaf saudara sekalian kalau ada salah, baik yang disengaja atau tidak, maaf belum bisa memberikan (prestasi) yang terbaik bagi Madura. Sekali lagi mohon maaf yang sebesar-besarnya,\\\” kata Bayu Gatra, Senin (24/12/2018).
Tidak hanya itu, pemain bernomor punggung 23 dalam skuad berjuluk Laskar Sape Kerrab juga menegaskan dirinya tetap sebagai bagian dari keluarga besar Madura United. Apalagi dirinya memang masih memiliki ikatan keluarga sekaligus berdarah Madura.
\\\”Sampai kapanpun, orang Madura adalah tetap saudara sendiri (Taretan Dhibi\\\’). \\\’Kacepot ghule mera sala lopot nyo\\\’on sapora\\\’, kami beserta keluarga mohon maaf,\\\” pungkas pemain yang bergabung bersama Madura United sejak 2016 silam.
Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kepergian Bayu Gatra Sanggiawan disinyalir karena manajemen berencana mendatangkan salah satu pemain lain yang juga kelahiran Jember, yakni Andik Vermansyah. Bahkan informasi tersebut juga mulai ramai dibahas kalangan suporter Madura Bersatu. [pin/ted]





