Pamekasan (beritajatim.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Halili meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat, agar segera memfungsikan puluhan kios dan lapak di kompleks Pasar 17 Agustus di Jl Pintu Gerbang, Kelurahan Bugih, Pamekasan.
Terlebih bangunan yang meliputi sebanyak 80 kios dan 60 lapak yang dibangun sejak 2014 itu mulai mengalami kerusakan. Di antaranya rusak akibat genteng bocor saat hujan, rolling door amburadul hingga kondisi kumuh dan terkesan tidak terawat.
\\\”Kenapa ini (kios dan lapak) tidak difungsikan, padahal sudah selesai sejak 2015. Apalagi ini banyak yang rusak, kan mubadzir,\\\” kata Ketua DPRD Pamekasan Halili di sela-sela inspeksi mendadak alias sidak di kompleks Pasar Tradisional Pamekasan.
Dari itu pihaknya meminta instansi terkait agar segera mengumpulkan semua pedagang, sekaligus mencari solusi terbaik agar kios dan lapak bisa difungsikan sebagaimana mestinya. \\\”Jadi kami minta Disperindag agar segera memfungsikan kios ini, kalau dibiarkan seperti ini kan mubadzir,\\\” imbaunya.
Sementara Ketua Asosiasi Pedagang Pasar 17 Agustus Burhanuddin menyampaikan bahwa kios dan lapak di kompleks pasar belum difungsikan sejak selesai dibangun. \\\”Memang hingga saat ini belum difungsikan, padahal pedagang sangat membutuhkan,\\\” jelasnya.
Namun hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari instansi terkait, khususnya dari Kepala Disperindag Pamekasan Bambang Edy Suprapto. Termasuk alasan detail kios dan lapak pasar yang belum ditempati. [pin/suf]





