Surabaya (beritajatim.com) – Mencuci rambut atau keramas memang salah satu aktivitas rutin yang memang perlu dilakukan. Selain untuk menjaga kesehatan rambut dan kepala, keramas juga membuat tubuh menjadi lebih rileks.
Setelah keramas, rambut yang basah tentu perlu untuk dikeringkan sebelum memakai hijab, helm, topi, atau penutup kepala lainnya. Hal ini berfungsi agar rambut tidak menimbulkan bau apek atau tidak sedap.
Tak jarang juga dijumpai seseorang tidur dalam kondisi rambut yang masih basah atau tidak benar-benar kering. Hal ini tentu tidak hanya menimbulkan aroma tak sedap, namun juga dampak-dampak buruk lainnya. Bahkan beberapa di antaranya bisa berdampak pada kesehatan.
Ketombe
Kulit yang masih dalam kondisi lembab, terlebih dalam jangka waktu yang cukup lama tentu akan mengganggu fungsi kelenjar pada kepala, yakni sebaceous. Tak ayal jika kelenjar tersebut kemudian menghasilkan banyak minyak dan membuat keseimbangan pH kulit kepala jadi turut terganggu. Hal inilah yang kemudian dapat memicu timbulnya ketombe.
Infeksi
Rambut yang masih basah akan membuat bantal menjadi turut lembab, sehingga membuat bakteri dengan mudah berkembang biak di sana. Jika terjadi terlalu sering, tentu kemungkinan terkena infeksi akibat bakteri tersebut menjadi tinggi.
Kulit berjerawat
Lembapnya bantal yang terkena rambut basah tidak hanya dapat berpotensi membuat seseorang terinfeksi bakteri atau penyakit. Namun juga bisa membuat kulit berjerawat, terlebih pada wajah. Hal ini dikarenakan wajah jadi berkontak langsung dengan bantal yang lembab.
Rambut rusak
Tidur dengan rambut basah juga dapat membuat rambut jadi lebih cepat rusak. Kerusakan paling sering terjadi ialah rambut jadi mudah bercabang dan memicu timbulnya warna kemerah-merahan pada setiap ujungnya. Tentu hal itu bukanlah hal yang baik, karena itu tanda jika kondisi rambut sedang tidak sehat.
Sakit kepala
Ketika tidur, suhu badan seseorang akan naik. Namun, rambut yang basah bisa memicu suhu pada bantal jadi berubah menjadi lebih dingin atau turun. Perbedaan suhu yang besar inilah yang kemudian memicu rasa sakit pada kepala, terutama di bagian belakang.
Nyeri otot
Perubahan suhu antara tubuh dan kondisi bantal yang lembab juga bisa menyebabkan nyeri otot, kram, hingga bisa juga mengalami kelumpuhan wajah. Bahkan, dalam beberapa kasus disebutkan bahwa hal ini dapat membuat seluruh tubuh menjadi lumpuh hingga menyebabkan kematian. [fyi/tur]






