Ringkasan Berita:
- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi penyelenggaraan Munas Satu Dekade Asosiasi Program Studi Ilmu Politik Indonesia (APSIPOL) di Kota Surabaya.
- Eri mengajak akademisi ilmu politik dari berbagai daerah menyumbangkan gagasan untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
- Dalam pertemuan dengan peserta Munas, Eri memaparkan penerapan pemerintahan berbasis digital melalui materi Digital Politics & E-Government.
- Peserta APSIPOL juga mengunjungi command center Pemkot Surabaya, mengikuti pembahasan kurikulum dan Temu Nasional, serta wisata perahu Kalimas.
Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengapresiasi suksesnya rangkaian Musyawarah Nasional (Munas) satu dekade Asosiasi Program Studi Ilmu Politik Indonesia (APSIPOL) yang digelar di Kota Surabaya. Dia berharap pertemuan akademisi ilmu politik dari berbagai daerah tersebut melahirkan gagasan yang dapat mendukung pembangunan kota dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi itu disampaikan Eri saat bertemu dengan ratusan peserta APSIPOL dalam rangkaian kegiatan bersama Pemerintah Kota Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, dia mengajak para akademisi ikut memberikan kontribusi pemikiran bagi kemajuan Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia.
“Matur nuwun terhadap APSIPOL yang mengadakan rangkaian acara di Kota Surabaya. Hari ini kita bisa banyak bertukar pikiran, bertukar cerita. Saya berharap APSIPOL bisa memberikan warna politik yang membawa Kota Surabaya ke dalam kesejahteraan,” ujar Eri, Kamis (5/11/2026).
Menurut Eri, ilmu politik memiliki keterkaitan erat dengan arah pembangunan dan kemampuan pemerintah menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat. Dia berharap pemikiran para akademisi dapat ikut mendorong terwujudnya kota yang bermartabat.
“Karena politik akan bisa memberikan warna bagaimana kota itu akan menjadi kota yang bermartabat, menjadi kota yang Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” tuturnya.
Dalam pertemuan tersebut, Eri juga memaparkan pengalaman Pemerintah Kota Surabaya dalam menjalankan pemerintahan berbasis digital. Materi bertema Digital Politics & E-Government itu memberikan gambaran mengenai penerapan teknologi dalam mendukung pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
Para peserta kemudian diajak mengunjungi ruang command center untuk melihat langsung penerapan digitalisasi di lingkungan Pemkot Surabaya. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pertukaran pengalaman antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.
Ketua Panitia APSIPOL, Prof Muhammad Asfar, menyampaikan apresiasi atas dukungan Wali Kota dan Pemkot Surabaya selama kegiatan berlangsung. Dia menyebut dukungan tersebut membantu kelancaran rangkaian Munas yang mencakup agenda akademik, pembahasan organisasi, hingga pertemuan dengan pemerintah daerah.
“Terima kasih kepada Pak Eri dan Pemerintah Kota Surabaya yang sudah memberikan dukungan sehingga rangkaian kegiatan APSIPOL ini dapat berjalan dengan sukses,” ungkap Prof Asfar.
Pertemuan dilanjutkan dengan jamuan makan malam dan wisata perahu Kalimas. Agenda tersebut melengkapi kegiatan peserta setelah mengikuti pembahasan kurikulum dan Temu Nasional APSIPOL.
Eri berharap APSIPOL terus berkembang dan memperluas kontribusinya bagi masyarakat. Dia juga menginginkan hubungan antara akademisi dan pemerintah dapat terus terjalin untuk mendukung pembangunan di berbagai tingkatan.
“Sekali lagi, matur nuwun APSIPOL. Semoga bertambah sukses. Bisa turut mengubah Surabaya, Jawa Timur, dan Indonesia menjadi lebih baik lagi,” tandas dia. [asg/beq]






