Surabaya (beritajatim.com) – Mimpi besar seorang anak daerah untuk mengenakan jersi kebanggaan di markas sendiri akhirnya berbuah manis.
Kerja keras bertahun-tahun meniti karier dari kompetisi usia dini melahirkan momen yang tak akan pernah terlupakan.
Langkah awal karier profesional tersebut tercipta di hadapan puluhan ribu pasang mata yang memadati tribun stadion.
Pemain muda Persebaya Surabaya, Dava Yunna Adi Putra, resmi mencatatkan debut perdana bersama tim senior Green Force pada laga 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026).
Pemain kelahiran 20 April 2009 itu dipercaya turun ke lapangan pada menit ke-86 babak kedua. Meski hanya bermain beberapa menit menjelang laga usai, kesempatan tersebut menjadi pembuktian dari proses panjang yang dijalaninya sejak kecil.
Bagi Dava, kesempatan merumput di GBT adalah impian masa kecil yang selama ini hanya bisa ia saksikan melalui layar kaca maupun tribun penonton.
“Saya sangat senang dan bersyukur bisa mendapatkan kesempatan debut bersama tim senior Persebaya. Ini menjadi momen yang sangat berharga bagi saya karena sejak kecil saya bermimpi bisa bermain untuk Persebaya. Apalagi bisa merasakannya di hadapan ribuan Bonek dan Bonita, tentu menjadi pengalaman yang tidak akan saya lupakan,” ungkapnya pada Kamis (23/7/2026).
Meskipun telah menginjakkan kaki di skuad utama, penggawa yang juga sukses menembus skuad Timnas Indonesia U-17 ini sadar bahwa jalurnya untuk menjadi pemain bintang masih sangat panjang.
“Debut ini menjadi awal bagi saya untuk terus belajar dan berkembang. Saya masih harus meningkatkan banyak hal. Semoga ke depan saya bisa mendapatkan kesempatan lebih banyak dan memberikan kontribusi yang lebih besar untuk tim,” tandas jebolan kompetisi internal Liga Persebaya bersama Bintang Angkasa tersebut.
Atas kesempatan berharga di laga anniversary tersebut, Dava menyampaikan apresiasi khusus kepada sang pelatih kepala, Bernardo Tavares, yang berani mengorbitkan talenta muda daerah.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Coach Bernardo Tavares dan seluruh tim pelatih yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya. Kesempatan ini sangat berarti dan menjadi motivasi besar untuk terus bekerja keras setiap hari,” ucapnya.
Di sisi lain, pelatih asal Portugal Bernardo Tavares memberikan apresiasi atas perkembangan pesat anak asuhnya. Namun, ia mewanti-wanti agar sang wonderkid tidak cepat merasa puas dengan pencapaian awal ini.
“Dava memiliki potensi yang sangat baik dan menunjukkan kemauan belajar yang tinggi. Namun ini baru langkah awal. Dia harus tetap rendah hati, terus bekerja keras, mendengarkan arahan pelatih, dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk berkembang menjadi pemain yang lebih baik,” tegas Tavares. [way/ian]






