Ringkasan Berita
- Sebanyak 104 unit alsintan bantuan Kementerian Pertanian masih tersimpan di DKPP Pacitan.
- Penyaluran tertunda karena proses administrasi dari Kementerian Pertanian belum rampung.
- DKPP Pacitan telah lebih dulu mendistribusikan 127 unit alsintan yang dokumennya telah lengkap.
- DKPP berharap sisa bantuan segera disalurkan untuk mendukung petani menghadapi musim kemarau.
Pacitan (beritajatim.com) – Sebanyak 104 unit alat dan mesin pertanian (alsintan) bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) hingga kini belum dapat disalurkan kepada kelompok tani di Kabupaten Pacitan. Ratusan alsintan tersebut masih tersimpan di halaman Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan karena terkendala proses administrasi dari pemerintah pusat.
Kepala DKPP Pacitan, Sugeng Santoso, mengatakan alsintan yang belum bisa didistribusikan terdiri atas 90 unit pompa air, 11 unit traktor roda empat, dan tiga unit traktor roda dua.
Menurut Sugeng, seluruh bantuan tersebut sebenarnya telah tiba di Kabupaten Pacitan. Namun, penyalurannya masih harus menunggu terbitnya dokumen administrasi dari Kementerian Pertanian agar proses distribusi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Dokumen dari Kementerian Pertanian masih dalam proses pengusulan SK PPK Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian,” kata Sugeng, Rabu (22/7/2026).
Ia menegaskan, DKPP Pacitan tidak berani menyerahkan bantuan kepada kelompok tani sebelum seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran berjalan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi di kemudian hari.
Meski masih menunggu penyelesaian dokumen untuk sebagian bantuan, DKPP tetap mendistribusikan alsintan yang telah memenuhi persyaratan administrasi. Hingga saat ini, sebanyak 127 unit alsintan telah disalurkan kepada kelompok tani di 12 kecamatan di Kabupaten Pacitan.
“Bantuan yang sudah disalurkan meliputi pompa air, hand sprayer, rice transplanter, traktor roda dua, hingga traktor roda empat,” jelasnya.
Sugeng berharap proses administrasi dari pemerintah pusat segera rampung sehingga 104 unit alsintan yang masih tersimpan dapat segera diterima para petani. Menurutnya, bantuan tersebut, terutama pompa air, sangat dibutuhkan untuk mendukung aktivitas pertanian di tengah musim kemarau yang mulai berdampak pada sejumlah lahan pertanian di Pacitan.
“Semoga proses administrasinya segera selesai sehingga bantuan bisa segera diterima dan dimanfaatkan oleh para petani,” pungkasnya. [tri/beq]






