Gresik (beritajatim.com) – Semangat olahraga prestasi mulai bergelora di Kabupaten Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara resmi membuka Bupati Gresik Cup 2026 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP), Senin (20/7).
Kejuaraan olahraga tingkat kabupaten ini menjadi langkah strategis untuk menjaring atlet-atlet terbaik yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 di Surabaya.
Ajang bergengsi tersebut tidak sekadar menjadi arena perebutan medali, tetapi juga menjadi panggung pembinaan atlet muda yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi hingga nasional.
Bupati yang akrab disapa Gus Yani mengajak seluruh peserta menjadikan kompetisi sebagai wadah meningkatkan kemampuan sekaligus mempererat persaudaraan antaratlet.
“Selamat bertanding. Gunakan momen ini sebagai ajang silaturahmi, memperkokoh persaudaraan antar atlet, saling belajar, saling bekerja sama, dan junjung tinggi sportivitas,” ujar Gus Yani.
Ia menegaskan, prestasi olahraga merupakan salah satu jalur penting dalam meraih masa depan. Karena itu, Bupati Gresik Cup diharapkan menjadi awal lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu menembus level lebih tinggi.
“Porprov tahun depan digelar di Surabaya. Mudah-mudahan kejuaraan ini menjadi ajang prestasi bagi kalian semua. Kesuksesan tidak hanya diraih melalui jalur akademik, tetapi juga melalui jalur non-akademik seperti olahraga. Semoga dari juara Bupati Cup bisa berlanjut menjadi juara Porprov, kemudian menembus PON,” katanya.
Gus Yani juga mengingatkan seluruh atlet untuk menjaga kondisi fisik, mematuhi keputusan dewan juri, dan tetap menjunjung tinggi nilai fair play selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Ketua Umum KONI Gresik, dr. Anis Ambiyo Putri, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Bupati Gresik Cup 2026 menjadi bagian penting dari sistem pembinaan olahraga prestasi di Kabupaten Gresik.
Sebanyak lima cabang olahraga dipertandingkan, yakni futsal, pencak silat, bola voli indoor, taekwondo, dan catur. Total terdapat 48 nomor pertandingan dengan perebutan 316 medali emas, 316 medali perak, dan 316 medali perunggu.
“Kejuaraan akan berlangsung dalam dua tahap, yakni 21–26 Juli 2026 dan 2–7 Agustus 2026, dengan melibatkan sekitar 1.413 atlet dan ofisial,” imbuh Anis.
Selain memperebutkan medali, para juara juga memperoleh uang pembinaan dan piagam penghargaan. Untuk menjamin keamanan peserta selama bertanding, KONI Gresik bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga seluruh atlet mendapatkan perlindungan selama mengikuti kompetisi.
Menurutnya, ajang ini menjadi fondasi penting dalam membangun regenerasi atlet yang mampu memperkuat kontingen Kabupaten Gresik pada Porprov Jawa Timur 2027.
“Kami berharap melalui kejuaraan ini lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu membawa Gresik meraih hasil terbaik pada Porprov Jawa Timur 2027,” pungkasnya. [dny/but]






