Mojokerto (beritajatim.com) – Satlantas Polres Mojokerto menggelar program Polantas Menyapa sebagai upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) tersebut berlangsung di Aula SMK Asy-Syarif Desa Brangkal, Kecamatan Sooko.
Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata melalui Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata mengatakan, Polantas Menyapa tidak hanya bertujuan meningkatkan kepatuhan pelajar terhadap aturan lalu lintas untuk menekan angka kecelakaan, tetapi juga membangun karakter siswa agar saling menghormati dan menjauhi segala bentuk perundungan.
“Selain menyampaikan kampanye serta edukasi mendalam mengenai pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, tim Satlantas Polres Mojokerto juga memberikan atensi khusus pada maraknya fenomena perundungan (bullying) di lingkungan institusi pendidikan,” ungkapnya.
Dalam penyuluhan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai dampak buruk tindakan bullying, baik secara fisik, verbal, maupun psikis, termasuk perundungan di dunia maya (cyberbullying). Menurutnya, perilaku tersebut dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap masa depan korban maupun pelaku.
“Penggabungan materi tertib lalu lintas dan antiperundungan ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial dalam membentuk karakter remaja yang disiplin dan saling menghormati. Pendidikan karakter sejak usia sekolah sangat penting untuk menciptakan generasi muda yang tidak hanya patuh terhadap aturan di jalan raya,” ujarnya.
Namun juga mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan bebas dari kekerasan. Program yang diikuti ratusan pelajar serta dewan guru tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Mojokerto dalam menciptakan ruang publik dan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi generasi muda.
Melalui slogan “Polres Mojokerto Polisi Rakyat”, Satlantas Polres Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus menggelar edukasi serupa di berbagai sekolah sebagai bagian dari upaya preventif dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus memperkuat karakter pelajar di Kabupaten Mojokerto.
Kegiatan Polantas Menyapa mendapat sambutan antusias dari para siswa dan tenaga pendidik. Materi disampaikan langsung oleh personel Satlantas Polres Mojokerto, yakni Ipda Suliyadi, Aipda Fajar Sumpono, Briptu Dhea Hariyanti Ningrum, dan Bripda Aisha Evelyna, yang mengajak para pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus agen pencegahan bullying di lingkungan sekolah. [tin/aje]






