Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan maut terjadi di ruas Jalan Tol Ngawi, Jawa Timur, Senin (13/7/2026). Sebuah mobil Toyota Innova Reborn menabrak bagian belakang truk trailer bermuatan kabel PLN di KM 566, tepatnya di wilayah Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.
Insiden yang diduga dipicu pengemudi mobil mengantuk itu mengakibatkan satu penumpang meninggal dunia dan tiga orang lainnya mengalami luka-luka.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 08.00 WIB. Rekaman video milik petugas menunjukkan kondisi bagian depan Innova Reborn ringsek parah setelah menghantam bagian belakang truk trailer. Seorang penumpang bahkan sempat terjepit di dalam kendaraan sehingga proses evakuasi berlangsung cukup dramatis.
Petugas gabungan berupaya mengevakuasi korban yang terjebak di dalam kabin mobil. Setelah berhasil dikeluarkan, korban diketahui telah meninggal dunia dan langsung dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum.
Korban meninggal diketahui bernama Imam Rojali (31), warga Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi. Sementara itu, tiga korban lainnya, termasuk pengemudi mobil, mengalami luka-luka dan telah lebih dahulu mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Widodo Ngawi.
Berdasarkan informasi awal kepolisian, kecelakaan bermula ketika truk trailer yang dikemudikan Roni (53) melaju di jalur yang benar dengan membawa muatan kabel PLN dari Jakarta menuju Pasuruan. Saat tiba di lokasi kejadian, truk tersebut tiba-tiba dihantam dari belakang oleh Toyota Innova Reborn yang dikemudikan Anjas Beriando Siburian (25), warga Desa Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu.
Mobil tersebut diketahui membawa tiga penumpang. Dugaan sementara, pengemudi kehilangan konsentrasi karena mengantuk sehingga kendaraan oleng dan menabrak bagian belakang truk yang berada di depannya.
Sopir truk trailer, Roni, menegaskan bahwa saat kejadian dirinya melaju secara normal di lajur yang semestinya.
“Saya berjalan biasa di lajur yang benar, mendadak ditabrak dari belakang. Satu penumpangnya tewas, lainnya luka,” ujar Roni.»
Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, IPTU Agus Harianto, membenarkan adanya kecelakaan yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia tersebut. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kurangnya konsentrasi pengemudi mobil.
“Benar telah terjadi kecelakaan di tol. Sopir mobil kurang hati-hati, oleng menabrak belakang truk trailer, diduga mengantuk,” kata IPTU Agus Harianto.»
Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya menjaga kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan jarak jauh, terutama saat melintasi jalan tol yang memiliki kecepatan kendaraan relatif tinggi. Faktor kelelahan dan mengantuk masih menjadi salah satu penyebab dominan kecelakaan lalu lintas di ruas tol karena dapat menurunkan konsentrasi dan memperlambat respons pengemudi terhadap situasi di jalan.
Usai proses evakuasi, kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan, yakni Toyota Innova Reborn dan truk trailer bermuatan kabel PLN, diamankan sebagai barang bukti. Kedua pengemudi juga telah dimintai keterangan oleh penyidik.
Saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga mengimbau para pengguna jalan tol agar beristirahat di rest area apabila mulai merasakan kantuk demi mencegah terulangnya kecelakaan fatal serupa. [fiq/ted]






