Mojokerto (beritajatim.com) – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mengapresiasi percepatan pelaksanaan pendataan Program Perlindungan Sosial (Perlinsos) di Kota Mojokerto. Berdasarkan capaian sementara hingga 8 Juli 2026, Kota Mojokerto berhasil menempati peringkat keenam nasional dalam persentase keluarga yang telah mendaftar melalui portal Perlinsos.
Apresiasi tersebut disampaikan Ketua Tim Penyelenggaraan Kota Cerdas Komdigi sekaligus PIC Komdigi Korwil III untuk Kota Mojokerto, Indriani Rahmawati, saat meninjau pelaksanaan pendataan Perlinsos di Kantor Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan. “Saya mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Kota Mojokerto, terutama dari Ibu Wali Kota beserta jajarannya terkait pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos di Kota Mojokerto,” ungkapnya.
Kota Mojokerto menjadi salah satu dari 43 kabupaten/kota di Indonesia yang ditunjuk sebagai lokasi uji coba (pilot project) digitalisasi bantuan sosial melalui portal Perlinsos. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mewujudkan penyaluran bantuan sosial yang lebih tepat sasaran melalui pemutakhiran data secara digital.
Hingga 8 Juli 2026, sebanyak 4.091 kepala keluarga atau 8,26 persen dari target telah melakukan pendaftaran. Capaian tersebut menempatkan Kota Mojokerto di posisi keenam nasional di antara daerah pelaksana uji coba digitalisasi perlindungan sosial.
“Ini merupakan capaian yang cukup baik. Harapannya, pelaksanaan uji coba digitalisasi bansos di Kota Mojokerto terus meningkat hingga mencapai target 100 persen sesuai arahan Ibu Wali Kota,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan sosial untuk segera memanfaatkan portal Perlinsos, baik dengan mengajukan usulan secara mandiri maupun melalui pendamping dan agen yang telah disiapkan pemerintah.
Menurutnya, digitalisasi pendataan menjadi langkah penting untuk memastikan data penerima bantuan sosial selalu diperbarui. Dengan data yang lebih akurat, proses penyaluran bantuan sosial diharapkan semakin transparan, tepat sasaran, dan mampu menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. [tin/but]







