Ringkasan Berita
- GOW Kota Kediri merayakan HUT ke-37 dengan mengusung tema peran strategis perempuan.
- Wali Kota Vinanda Prameswati mengajak perempuan menjadi penggerak pembangunan.
- GOW kini menghimpun 28 organisasi dengan hampir 19 ribu anggota.
- Pemkot Kediri menegaskan komitmen terhadap pembangunan yang inklusif dan berkeadilan gender.
Kediri (beritajatim.com) – Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Kediri ke-37 yang digelar di Ruang Joyoboyo Balai Kota Kediri, Rabu (8/7/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak perempuan memperkuat peran strategis dalam mendukung terwujudnya Kota Kediri MAPAN.
Mengusung tema “Peran Strategis Organisasi Wanita Dalam Mendukung Kota Kediri MAPAN”, peringatan HUT GOW menjadi ruang memperkuat sinergi organisasi perempuan dalam pembangunan daerah.
Apresiasi untuk GOW Kota Kediri
Dalam sambutannya, Wali Kota yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus apresiasi atas kontribusi GOW selama ini dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan perempuan dan kegiatan sosial.
“Selamat ulang tahun ke-37 kepada Gabungan Organisasi Wanita Kota Kediri. Saya berdoa semoga GOW Kota Kediri semakin solid, semakin maju, dan semakin besar kontribusinya bagi pembangunan Kota Kediri. Terima kasih selama ini keluarga besar GOW telah melaksanakan program pemberdayaan perempuan dan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Perempuan Berperan di Semua Bidang Kehidupan
Menurut Vinanda, perempuan memiliki posisi strategis dalam pembangunan karena hadir di hampir seluruh aspek kehidupan.
Mulai dari menjadi pendidik pertama di lingkungan keluarga, penggerak ekonomi, aktif di bidang kesehatan, sosial, budaya, pemerintahan, hingga menjadi pemimpin di berbagai sektor.
“Saya meyakini kualitas suatu bangsa akan sangat ditentukan oleh perempuan dalam membangun keluarganya. Sebab dari tangan seorang perempuan lahir generasi penerus yang kelak akan menentukan masa depan daerah dan bangsa,” ungkapnya.
Soroti Tantangan Perempuan di Era Digital
Selain menyoroti peran perempuan bagi masyarakat, Mbak Wali juga mengingatkan berbagai tantangan yang kini dihadapi perempuan.
Perkembangan teknologi digital membawa dampak besar terhadap kehidupan keluarga, termasuk meningkatnya pengaruh media sosial, menurunnya etika, hingga munculnya berbagai bentuk kekerasan berbasis gender dan pelecehan di ruang digital.
Di sisi lain, masih banyak perempuan yang harus menjalankan peran ganda sebagai pekerja sekaligus penanggung jawab utama dalam keluarga.
Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan kehadiran organisasi perempuan sebagai ruang belajar, saling menguatkan, sekaligus melahirkan solusi bersama.
GOW Jadi Mitra Strategis Pemerintah
Mbak Wali mengungkapkan saat ini GOW Kota Kediri menghimpun 28 organisasi wanita dengan jumlah anggota hampir 19 ribu perempuan.
Potensi besar tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.
“Apabila seluruh potensi tersebut bergerak bersama, saya yakin GOW akan menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Kediri dalam membangun masyarakat yang lebih maju dan sejahtera,” jelasnya.
Komitmen Bangun Kota yang Inklusif
Pemerintah Kota Kediri, lanjut Vinanda, terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.
Hal itu tercermin dari Indeks Pembangunan Gender (IPG) Kota Kediri yang mencapai 94,78, serta Indeks Ketimpangan Gender (IKG) sebesar 0,125, yang menjadi salah satu angka terendah di Jawa Timur.
Meski demikian, ia mengingatkan masih terdapat berbagai tantangan yang harus diselesaikan bersama, seperti keterbatasan akses perempuan terhadap berbagai kesempatan dan perlunya memperkuat keterwakilan suara perempuan dalam pembangunan.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi motivasi bersama untuk terus berkarya, memperkuat persatuan dan gotong royong sehingga meningkatkan semangat kita bersama untuk mengabdi,” imbuhnya.
Diisi Penampilan Seni dan Pemotongan Tumpeng
Peringatan HUT GOW ke-37 juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari organisasi wanita serta prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur atas perjalanan organisasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Ketua Dewan Penasehat Siskawati, Ketua Umum GOW Faiqoh A.M. Qowimuddin, jajaran Pemerintah Kota Kediri, para ketua organisasi wanita se-Kota Kediri, serta tamu undangan lainnya. [nm/kun]






