Ringkasan Berita:
* Bank Jatim melakukan penandatanganan PKS serentak dengan BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA se-Jawa Timur di Banyuwangi pada 2 Juli 2026.
* Sinergi ini bertujuan mengintegrasikan layanan perbankan bagi 368 ribu ASN, meningkatkan efisiensi layanan digital melalui sistem host-to-host, serta memperkuat posisi Bank Jatim dalam pengelolaan dana payroll dan kredit konsumer.
———————————————————
Banyuwangi (beritajatim com) – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim) resmi memperkuat sinergi dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) se-Jawa Timur. Hal ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan secara serentak di Banyuwangi, Kamis (2/7/2026).
Langkah strategis ini melibatkan Bank Jatim Kantor Pusat dengan BKD Provinsi Jawa Timur, serta seluruh kantor cabang Bank Jatim dengan BKD/BKPSDM/BKPP/BKPSDA di setiap kabupaten/kota se-Jawa Timur. Penandatanganan tersebut disaksikan langsung oleh Kepala Kantor Regional II BKN, Soni Sultana.
Wakil Direktur Utama Bank Jatim, R. Arief Wicaksono, menegaskan bahwa ASN merupakan segmen krusial bagi perseroan. Saat ini, Bank Jatim mengelola sekitar 368 ribu ASN dengan nilai payroll mencapai Rp1,5 triliun setiap bulannya.
“Melalui kerja sama ini, kami ingin membangun ekosistem layanan yang lebih terintegrasi. Kami ingin memberikan kemudahan akses keuangan serta solusi perbankan yang cepat, aman, dan relevan dengan kebutuhan ASN di tengah rencana kebijakan single salary dari pemerintah pusat,” ujar Arief.
PKS ini mencakup cakupan yang luas, mulai dari penyaluran gaji dan tunjangan, integrasi sistem data kepegawaian *host-to-host*, hingga penyediaan layanan perbankan digital seperti mobile banking dan kartu co-branding.
Direktur Ritel & Syariah Bank Jatim, Tonny Prasetyo, menambahkan bahwa integrasi data host-to-host akan membuat pelayanan menjadi lebih efektif dan akurat.
“Kami dapat menghadirkan layanan yang lebih tepat sasaran, termasuk pengembangan program pre-approved credit yang semakin memudahkan ASN dalam mengakses pembiayaan,” jelas Tonny.
Selain untuk meningkatkan kualitas layanan, kerja sama ini menjadi langkah strategis Bank Jatim dalam menjaga kualitas portofolio kredit konsumer, mengoptimalkan penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta memperkuat daya saing perusahaan di tengah kompetisi industri perbankan yang semakin ketat.
Ke depannya, Bank Jatim berkomitmen untuk terus mendukung transformasi digital pelayanan publik sekaligus memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi di seluruh wilayah Jawa Timur.[rea]






