Blitar (beritajatim.com) – Kehadiran Koperasi Daerah Merah Putih (KDMP) di Kota Blitar mulai menjadi magnet baru bagi masyarakat setempat. Meski baru beroperasi sekitar satu bulan dan berdiri dengan fasilitas yang belum sepenuhnya lengkap, gerai koperasi berplat merah ini terbukti sukses mencuri perhatian dan hati warga berkat konsepnya yang segar dan adaptif.
Mengusung konsep gerai modern yang menyerupai toko ritel masa kini, KDMP berhasil mengubah stigma koperasi konvensional menjadi tempat belanja yang menarik dan nyaman.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa KDMP belum beroperasi secara penuh sepanjang hari. Jam operasional gerai saat ini dibatasi mulai pukul 07.00 hingga 17.00 WIB. Tak hanya itu, beberapa fasilitas penunjang seperti lemari pendingin (chiller) belum tersedia, dan variasi produk di rak belanja pun diakui belum sepenuhnya lengkap.
Namun, keterbatasan tersebut sama sekali tidak menyurutkan antusiasme warga untuk datang berbelanja. Gerai KDMP Bendo Kota Blitar, misalnya, mencatat pergerakan transaksi yang cukup konsisten setiap harinya.
“Rata-rata ada 20 sampai 30 transaksi yang ada di KDMP ini. Kan masih satu bulan buka juga,” ujar Norine Widyadari, Kasir KDMP Bendo Kota Blitar, Senin (6/7/2026).

Faktor utama yang membuat masyarakat berbondong-bondong beralih ke KDMP adalah harga kebutuhan pokok yang dinilai jauh lebih miring dibandingkan harga pasar. Mayoritas pengunjung yang datang memanfaatkan momen ini untuk memburu sembako.
Di tengah fluktuasi harga pangan, KDMP hadir memberikan solusi alternatif yang sangat meringankan kantong masyarakat. Produk yang paling diburu dan menjadi best-seller di gerai ini adalah komoditas beras, baik program pemerintah maupun kualitas premium.
“Paling laris bahkan kurang-kurang adalah beras SPHP yang harganya Rp.64 ribu lebih murah dari pasaran,” tegasnya.
Secara umum, harga barang-barang lain yang dipajang di KDMP dinilai cukup bersaing dengan toko ritel modern swasta. Namun, khusus untuk sektor kebutuhan pokok atau sembako, KDMP mutlak memegang keunggulan harga yang jauh lebih murah.
Manajemen gerai optimistis bahwa performa KDMP akan terus merangkak naik seiring dengan penyempurnaan fasilitas dan manajemen internal. Ke depan, variasi produk akan terus ditambah untuk memenuhi segala kebutuhan harian masyarakat Blitar secara meluas.
“Cukup bersaing harganya. Mungkin kalau nanti sudah ada manajer barangnya, (stok produk) akan jauh lebih lengkap lagi,” pungkas Norine penuh optimisme.
Dengan fondasi awal yang kuat serta respons positif dari masyarakat, KDMP berpotensi besar menjadi pilar baru dalam menjaga stabilitas harga pangan sekaligus menggerakkan ekonomi kerakyatan di Kota Blitar. (owi/but)






