Ngawi (beritajatim.com) – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dimaknai Polres Ngawi dengan aksi nyata yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui program bedah rumah, dua keluarga di Kabupaten Ngawi kini dapat menempati hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak setelah rumah mereka selesai direnovasi.
Program sosial tersebut dilaksanakan di bawah kepemimpinan Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Bantuan diberikan kepada dua penerima, yakni Ibu Srijati, seorang warakawuri yang tinggal di Jalan Trunojoyo Gang Mayang 1 RT 06 RW 04, Kelurahan Margomulyo, Kecamatan/Kabupaten Ngawi, serta Ibu Endang Maeni, warga Dusun Krandegan I RT 04 RW 02, Desa Krandegan, Kecamatan Ngrambe, Kabupaten Ngawi.
Sebelum direnovasi, kedua rumah tersebut berada dalam kondisi kurang layak huni. Melalui program bedah rumah yang digagas Polres Ngawi, keduanya kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih representatif sehingga diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kualitas hidup para penghuninya.
Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat di luar tugas utamanya menjaga keamanan dan ketertiban. Kehadiran aparat kepolisian melalui kegiatan sosial dinilai mampu memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang dirasakan secara langsung.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan, kegiatan bedah rumah merupakan bagian dari pengabdian Polri kepada masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata dan menghadirkan semangat baru bagi para penerima. Polri akan terus berupaya hadir melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi, Minggu (5/7/2026).»
Menurutnya, kepedulian sosial merupakan salah satu bentuk implementasi semangat Polri Presisi yang tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum, tetapi juga mengedepankan pelayanan dan kemanusiaan. Melalui kegiatan seperti bedah rumah, Polres Ngawi berharap dapat membantu meringankan beban warga yang membutuhkan sekaligus mempererat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Keberadaan rumah yang layak huni memiliki peran penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat. Selain memberikan perlindungan dari cuaca dan berbagai risiko keselamatan, hunian yang memadai juga berdampak terhadap kesehatan, kenyamanan, hingga kondisi psikologis penghuninya. Karena itu, program bedah rumah menjadi salah satu bentuk intervensi sosial yang mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi keluarga penerima.
Rasa haru dan syukur pun disampaikan kedua penerima bantuan. Ibu Srijati dan Ibu Endang Maeni mengaku tidak menyangka rumah mereka kini telah berubah menjadi lebih layak untuk ditempati berkat bantuan dari Polres Ngawi.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Ngawi dan seluruh anggota Polres Ngawi, serta yang telah membantu kami. Kami sangat bersyukur dan tidak menyangka rumah kami kini menjadi lebih layak untuk ditempati. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dan Polri semakin jaya serta selalu dicintai masyarakat,” ungkap keduanya.»
Program bedah rumah tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang digelar Polres Ngawi dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, Polres Ngawi berharap semangat pengabdian kepada masyarakat terus terjaga dan dapat diwujudkan melalui berbagai aksi kemanusiaan yang berkelanjutan. Ke depan, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat sehingga semakin banyak warga yang dapat merasakan manfaat dari program-program sosial serupa. [fiq/aje]






