Lumajang (beritajatim.com) – Polisi menangkap pembunuh gadis yang ditemukan tewas tanpa busana di Desa Kalipenggung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
Korban berinisial MTA (19) dibunuh pemuda RA (18) yang merupakan kekasihnya sendiri pada, Jumat (3/7/2026).
Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Ari Nuzul Aulia mengatakan, pelaku RA ditangkap di rumahnya kurang dari 24 jam setelah kematian korban.
“Untuk tersangka diamankan di rumahnya sendiri oleh tim Reskrim Polres Lumajang,” terang Aulia di Mapolres Lumajang, Minggu (5/7/2026).
Aksi keji pelaku terungkap setelah seorang saksi yang merupakan tetangga korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.
Aulia menyebut, pelaku yang merasa panik setelah membunuh korban mencoba untuk meminta bantuan tetangga agar memeriksa keadaan korban.
“Jadi, terungkapnya ini karena pelaku masih khawatir, dia menyuruh saksi, saksi teman dari korban untuk mengecek korban. Nah, setelah ditemukan korban meninggal baru saksi ini melaporkan ke Polsek,” katanya.
Menurutnya, pelaku memang sengaja meminta pertolongan saksi agar memeriksa keadaan korban untuk membuat alibi agar tidak dicurigai
“Iya, betul (untuk mengalihkan), jadi sebenarnya pelaku ini ketakutan dan ingin memastikan korban sudah meninggal dunia,” tambah Aulia.
Sebelumnya, pelaku melakukan aksi kejinya dengan cara memukul korban sebanyak tiga kali memakai balok kayu.
Tidak berhenti di situ, pelaku juga langsung mengikat leher dan membekap mulut korban memakai celana dan kain gorden.
“Nah, di awalnya menggunakan kayu dipukul tiga kali. Setelah itu korban jatuh di samping lemari. Setelah itu baru disumpal mulutnya menggunakan sprei kain dan dicekik menggunakan celana jeans milik korban,” bebernya.
Untuk mengecoh petugas, pelaku juga langsung membuang barang bukti berupa balok kayu yang dipakainya untuk membunuh korban.
“Alat bukti balok dibawa pelaku, hp juga dibawa dan di lempar jauh ke lokasi yang susah di akses,” ungkap Aulia. (has/ted)






