Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih tim nasional Brasil, Carlo Ancelotti, menegaskan bahwa timnya siap menghadapi Norwegia pada babak 16 besar Piala Dunia, Senin (6/7/2026) dini hari WIB. Meski mengakui lawannya memiliki kualitas tinggi, pelatih asal Italia itu optimistis Selecao mampu melanjutkan langkah ke perempat final.
Kepercayaan diri Ancelotti muncul setelah Brasil bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Jepang 2-1 pada babak 32 besar. Casemiro mencetak gol penyama kedudukan sebelum Gabriel Martinelli memastikan kemenangan lewat gol pada menit kelima masa injury time.
Menghadapi Norwegia, Ancelotti menilai lawannya merupakan tim yang disiplin dan sulit ditembus. “Norwegia adalah tim yang sangat kuat secara fisik, memiliki organisasi pertahanan yang baik, serta didukung staf pelatih yang berpengalaman,” ujar Ancelotti.
Ia juga menaruh perhatian khusus terhadap kemampuan Norwegia dalam memanfaatkan bola mati. Selain itu, keberadaan Erling Haaland menjadi ancaman yang harus diantisipasi Brasil.
“Haaland adalah salah satu pemain terbaik di dunia,” kata Ancelotti, yang pernah dua kali menghadapi striker Manchester City tersebut saat masih menangani Real Madrid dan Napoli.
Meski demikian, Ancelotti menegaskan Brasil tidak akan menerapkan penjagaan khusus kepada Haaland. Menurutnya, menghentikan mesin gol Norwegia itu merupakan tanggung jawab seluruh pemain.
“Kami tidak akan bergantung pada satu pemain untuk menghentikannya. Bertahan di area kotak penalti harus menjadi pekerjaan kolektif seluruh tim,” tegasnya.
Di tengah persiapan menghadapi Norwegia, Ancelotti juga menanggapi komentar yang sempat meragukan kapasitasnya sebagai pelatih tim nasional Brasil. Menurutnya, pengalaman lebih dari 1.400 pertandingan menjadi bukti perjalanan panjangnya di dunia kepelatihan.
“Saya sudah mempersiapkan lebih dari 1.400 pertandingan. Mungkin itu belum cukup untuk membuktikan saya memahami sepak bola, tetapi itu adalah pengalaman yang sangat besar,” ujar Ancelotti kepada Folha de S. Paulo.
Ia bahkan menyebut hanya satu sosok yang memiliki pengalaman melatih lebih banyak darinya. “Hanya Alex Ferguson yang telah mempersiapkan lebih banyak pertandingan daripada saya. Saya menerima masukan dari siapa pun, tetapi orang yang benar-benar layak memberi saya nasihat adalah Alex Ferguson.”
“Saya 100 persen yakin saya bukan seorang jenius, tetapi saya juga 100 persen yakin saya bukan orang bodoh,” tambahnya.
Sementara itu, Ancelotti juga membawa kabar baik terkait kondisi Neymar. Setelah sempat absen pada dua laga awal fase grup karena cedera, pemain berusia 34 tahun itu kini disebut telah pulih sepenuhnya. “Neymar sudah siap bermain selama 90 menit jika situasi pertandingan membutuhkannya,” ujar Ancelotti.
Meski mengakui Neymar belum puas dengan menit bermain yang diperoleh, mantan pelatih AC Milan dan Real Madrid itu memastikan sang bintang tetap menunjukkan sikap profesional.
“Dia memang tidak senang karena belum banyak bermain, tetapi dia menyikapinya dengan sangat baik. Dia berlatih dengan sangat baik,” katanya. [faw/suf]






