Surabaya (beritajatim.com) – Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur menerima audiensi Badan Koordinasi (BADKO) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jawa Timur untuk membahas pelaksanaan program strategis pemerintah pusat dan daerah.
Pertemuan tersebut juga menjadi forum bertukar gagasan mengenai penguatan tata kelola pembangunan, optimalisasi potensi daerah, serta peran generasi muda dalam mengawal pembangunan di Jawa Timur.
“Dalam kesempatan itu banyak sekali masukan, pandangan-pandangan strategis maupun optimisme dari kawan-kawan BADKO HMI Jawa Timur tentang dampak dan manfaat nyata dari setiap program strategis yang dicanangkan oleh Bapak Presiden Prabowo maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur,” ujar Sekretaris Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur, Cahyo Harjo Prakoso usai audiensi di Ruang Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Kamis (2/7/2026).
Menurut Cahyo, berbagai masukan yang disampaikan BADKO HMI Jatim menunjukkan dukungan terhadap program pemerintah sekaligus memberikan catatan kritis agar pelaksanaannya semakin optimal. Dia mengatakan forum tersebut menjadi ruang dialog yang produktif antara legislatif dan kalangan mahasiswa.
“Tentu optimisme dan semangat yang disampaikan oleh kawan-kawan ini juga diiringi dengan beberapa catatan kritis untuk penyempurnaan tata kelola pelaksanaan maupun juga optimalisasi setiap potensi yang ada termasuk khususnya di Provinsi Jawa Timur,” katanya.
[irp posts=”1524118″ ]
Salah satu isu yang mengemuka dalam audiensi tersebut adalah perlunya memaksimalkan potensi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dan aset milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan sumber pendapatan daerah yang produktif dan berkelanjutan di tengah ruang fiskal yang terbatas.
Cahyo menambahkan Fraksi Gerindra mengapresiasi kepedulian BADKO HMI Jatim terhadap pembangunan daerah dan masa depan bangsa. Dia juga menyambut baik komitmen HMI dalam menjaga demokrasi melalui ruang-ruang dialog yang mengedepankan etika, kesantunan, dan persatuan.
“Kami Fraksi Gerindra mengapresiasi kepedulian kepada masa depan bangsa maupun kecintaan terhadap tanah air yang ditunjukkan oleh teman-teman HMI dan juga komitmen mereka tentang pentingnya menjaga demokrasi tetap menjadi demokrasi yang sejuk dan menghadirkan ruang-ruang gagasan,” tutur Ketua DPC Gerindra Surabaya tersebut.
Sementara itu, Ketua Bidang Pemerintahan dan Kemitraan BUMD BADKO HMI Jawa Timur, Satria Arsiza, mengatakan audiensi dengan Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur membahas sejumlah isu strategis nasional dan daerah. Di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dampak geopolitik global, pendidikan, kesehatan, hingga melemahnya nilai tukar rupiah.
“Kami juga menyampaikan adanya gap responsivitas pemerintah terhadap isu yang berkembang di masyarakat karena kami tidak menginginkan kejadian pada Agustus 2025 kembali terulang. Selain itu kami menitipkan aspirasi terkait BUMD agar tidak menjadi beban APBD, tetapi mampu menjadi instrumen peningkatan dividen dan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Satria.
[irp posts=”1524114″ ]
Satria menambahkan pihaknya mengapresiasi komitmen Fraksi Gerindra DPRD Jawa Timur dalam menerima dan memperjuangkan aspirasi mahasiswa. Dia berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut untuk mengawal berbagai kebijakan yang berdampak bagi masyarakat.
“Berbicara komitmen konkret, kami Fraksi Gerindra sangat berkomitmen untuk melanjutkan dan memperjuangkan aspirasi yang kami sampaikan selaku aktivis BADKO HMI Jawa Timur,” pungkasnya.[asg/aje]






