Ringkasan Berita:
- Gudang perlengkapan Hotel Kintamani Sarangan terbakar pada Rabu pagi.
- Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di area gudang.
- Damkar Magetan mengerahkan tiga unit mobil pemadam untuk mengendalikan api.
- Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Magetan (beritajatim.com) – Gudang perlengkapan Hotel Kintamani di Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, terbakar pada Rabu (1/7/2026) pagi. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka, namun menyebabkan kerugian material sekitar Rp30 juta.
Laporan kebakaran diterima petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Magetan sekitar pukul 08.11 WIB melalui pesan WhatsApp dari salah seorang karyawan hotel yang meminta bantuan untuk memadamkan api.
Merespons laporan tersebut, Damkar Magetan langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam beserta personel ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 08.37 WIB dan segera melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak meluas ke bangunan lainnya.
Kepala Bidang Damkar Magetan, Ali Sukamto, menjelaskan petugas terlebih dahulu melakukan size up atau penilaian kondisi di lokasi sebelum memulai proses pemadaman.
“Setelah dilakukan size up, hal pertama yang dilakukan petugas adalah pemadaman dan pembasahan area sekitar. Selanjutnya petugas melakukan pendinginan pada area kebakaran,” ujar Ali dalam laporan kejadian.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, api menghanguskan gudang yang digunakan untuk menyimpan berbagai perlengkapan hotel. Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bagian bangunan utama Hotel Kintamani.
Kapolsek Plaosan AKP Agus Budi Witarno mengatakan dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting instalasi listrik di area gudang.
“Diduga korsleting listrik di area gudang,” katanya.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, pihak manajemen Hotel Kintamani Sarangan memperkirakan nilai kerugian material akibat kebakaran mencapai sekitar Rp30 juta.
Setelah proses pemadaman dan pendinginan selesai, petugas memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Situasi di lokasi pun dinyatakan aman, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. [fiq/beq]






