Surabaya (beritajatim.com) – Kegagalan Timnas Uruguay di Piala Dunia 2026 tak hanya meninggalkan kekecewaan di atas lapangan, tetapi juga memunculkan persoalan internal yang menjadi sorotan publik.
Setelah dipastikan tersingkir di fase grup, Federasi Sepak Bola Uruguay (AUF) dilaporkan membatalkan penerbangan carter yang sebelumnya disiapkan untuk membawa skuad pulang ke Montevideo.
Menurut laporan Tenfield, para pemain Uruguay harus mengatur perjalanan masing-masing menggunakan penerbangan komersial, baik untuk kembali ke negaranya maupun menuju destinasi liburan bersama keluarga.
Keputusan tersebut memperlihatkan situasi yang kurang kondusif di tubuh sepak bola Uruguay setelah gagal memenuhi ekspektasi di turnamen paling bergengsi tersebut.
Perjalanan Uruguay di Piala Dunia 2026 resmi berakhir pada Jumat setelah menelan kekalahan 0-1 dari Spanyol. Hasil itu membuat Cape Verde secara mengejutkan lolos ke babak gugur, sementara Uruguay harus angkat koper lebih cepat.
Tersingkirnya Uruguay menjadi salah satu kejutan terbesar sepanjang fase grup Piala Dunia 2026. Sebelum turnamen dimulai, La Celeste diprediksi mampu melaju ke babak 32 besar dengan relatif mudah mengingat mereka berada satu grup dengan Tanjung Verde dan Arab Saudi.
Usai pertandingan, pelatih Marcelo Bielsa menjadi perhatian setelah meluapkan emosinya saat sesi wawancara dengan media. Dalam video yang beredar luas di media sosial, pelatih asal Argentina itu terlihat berteriak kepada wartawan yang menunggu untuk meminta komentarnya.
Kemarahan Bielsa semakin memperkuat spekulasi mengenai buruknya situasi internal tim setelah hasil mengecewakan tersebut.
Era kepelatihan Bielsa di Uruguay pun diperkirakan segera berakhir. Sejak ditunjuk sebagai pelatih pada 2023, mantan pelatih Leeds United itu memang dikenal membawa pendekatan yang tegas, namun juga kerap memicu konflik di dalam tim.
Salah satu polemik terbesar terjadi ketika Luis Suárez memutuskan pensiun dari tim nasional setelah berselisih dengan Bielsa. Penyerang yang menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Uruguay itu secara terbuka mengungkapkan adanya hubungan yang tidak harmonis dengan sang pelatih.
Kegagalan di Piala Dunia 2026 juga memperpanjang tren negatif Uruguay di ajang tersebut. Setelah mencapai perempat final pada edisi 2018, La Celeste kini dua kali berturut-turut gagal melewati fase grup. Pada Piala Dunia 2022, Uruguay tersingkir setelah kalah bersaing dengan Portugal dan Korea Selatan, sementara pada edisi 2026 mereka harus mengakui keunggulan Spanyol dan kejutan dari Cape Verde. (faw/aje)






