Probolinggo (beritajatim.com)– Perjalanan seorang guru menuju aktivitas pagi berakhir tragis. Hendry Hartatik (51), warga Jalan Mastrip Gang Apel, Kelurahan Jrebeng Wetan, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Jalan Cokroaminoto, Kelurahan Kanigaran, Jumat (26/6/2026) sekitar pukul 06.45 WIB.
Korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha N-6592-PA terlibat kecelakaan dengan truk boks Isuzu bernomor polisi L-9087-N yang dikemudikan Kurniawan Imron (27), warga Kelurahan Kebonsari Wetan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota, Aipda Taufik, mengatakan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat korban melaju dari arah utara menuju selatan. Setibanya di lokasi, korban diduga berusaha menyalip sepeda motor yang berada di depannya.
Saat proses menyalip berlangsung, sepeda motor korban diduga terlalu melebar ke lajur kanan. Pada waktu yang bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk boks sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
“Diduga saat hendak mendahului, pengendara sepeda motor terlalu melambung ke kanan. Pada saat bersamaan, melaju truk boks dari arah berlawanan, yakni dari selatan ke utara,” ujar Aipda Taufik.
Benturan yang terjadi membuat korban terjatuh ke jalan dan mengalami luka yang sangat serius. Nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap secara pasti penyebab kecelakaan tersebut.
“Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo untuk penanganan lebih lanjut,” kata Aipda Taufik.
Sementara itu, pengemudi truk boks telah diamankan di Mapolres Probolinggo Kota. Polisi masih melakukan pemeriksaan guna mendalami rangkaian peristiwa dan menentukan ada tidaknya unsur kelalaian dalam kecelakaan yang merenggut nyawa seorang tenaga pendidik tersebut. (rap/kun)






