Ringkasan Berita
* Persebaya Surabaya resmi menjalin kemitraan strategis dengan Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) untuk membentuk ekosistem sports medicine terintegrasi pertama di Indonesia melalui layanan SITPEC (Sports Injury Treatment & Performance Center).
* Kerja sama ini menghadirkan dukungan medis menyeluruh bagi para pemain—mulai dari pencegahan cedera berbasis data, penanganan advanced dengan teknologi robotik, hingga pemulihan pascaoperasi yang sekaligus dibuka untuk akses masyarakat luas.
—————————————————
Surabaya (beritajatim.com) – Persebaya Surabaya resmi mengambil langkah revolusioner dalam pengelolaan klub sepak bola profesional. Klub berjuluk Green Force ini menjalin kemitraan strategis dengan Mayapada Hospital Surabaya (MHSB) sebagai Official Medical Partner, guna membangun ekosistem sports medicine terintegrasi pertama di Indonesia.
Kolaborasi ini melampaui hubungan kerja sama tradisional yang biasanya hanya bersifat rujukan. Melalui Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) di MHSB, Persebaya kini didukung langsung oleh tim dokter spesialis multidisiplin yang mencakup kedokteran olahraga, ortopedi, kardiologi, hingga psikologi.
Direktur Persebaya, Candra Wahyudi, mengungkapkan bahwa kerja sama ini lahir dari keinginan klub untuk membangun sistem pendukung yang terintegrasi dengan tim medis internal. Konsep ini terinspirasi dari standar klub-klub elite Eropa yang dipelajari tim dokter Persebaya dalam Isokinetic Conference FIFA di Madrid tahun 2025 lalu.
“Kami ingin melangkah lebih jauh. Dokter spesialis kini menjadi bagian integral dari sistem pendukung Persebaya, bukan sekadar tempat rujukan,” tegas Candra.
Dari sisi medis, Hospital Director Mayapada Hospital Surabaya, dr. Bona Fernando, menjelaskan bahwa SITPEC menerapkan pendekatan preventif melalui skrining komprehensif, mulai dari penilaian VO2Max hingga functional movement assessment. Jika terjadi cedera, MHSB menyediakan teknologi mutakhir seperti VELYS Robotic-Assisted Solution untuk penggantian sendi lutut serta protokol pemulihan Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®) berstandar global.
Chief Operating Officer Mayapada Healthcare, Hendy Widjaja, menambahkan bahwa kehadiran SITPEC bukan hanya untuk atlet profesional, melainkan juga terbuka bagi masyarakat umum, komunitas olahraga, dan penggiat kebugaran.
“Kami ingin masyarakat Surabaya tetap aktif, sehat, dan terus mendukung Persebaya dalam kondisi terbaik,” ujar Hendy. Dengan dukungan medis yang profesional ini, Persebaya optimis dapat mempertahankan performa terbaik sepanjang kompetisi Super League 2026-2027.[rea]






