Gresik (beritajatim.com) – Aksi nekat pasangan pria dan wanita yang diduga spesialis pencurian sepeda motor membuat warga Gresik resah. Dua sejoli ini menjalankan aksinya di sejumlah lokasi berbeda. Yang mengejutkan, pasangan tersebut diduga sudah beraksi sedikitnya tiga kali dan kini menjadi buruan polisi.
Salah satu aksi pencurian terjadi di depan sebuah minimarket di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. Korban berinisial AIM hanya meninggalkan sepeda motor Honda Vario W 4590 GS beberapa saat untuk berbelanja.
Motor tersebut diparkir dalam kondisi setir terkunci. Namun, saat korban keluar dari minimarket, kendaraan kesayangannya sudah raib tanpa jejak.
Panik, korban langsung mencari sepeda motornya di sekitar lokasi dan bertanya kepada warga sekitar. Sayangnya, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Korban kemudian memeriksa rekaman CCTV minimarket dan menemukan dugaan kuat aksi pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan pelaku.
“Motor saya sudah saya kunci, kaget tiba-tiba tidak ada di tempat parkir,” ujar korban berinisial AIM, Selasa (23/6/2026).
Tak berhenti di situ, aksi serupa juga dilakukan di Jalan Sunan Giri, Gresik. Dugaan semakin menguat atas keterlibatan pasangan tersebut. Keduanya diduga merupakan pelaku yang sama dalam rangkaian kasus curanmor di wilayah Gresik.
Informasi yang dihimpun menyebutkan pasangan sejoli itu diduga telah beraksi di sedikitnya tiga lokasi berbeda. Modus mereka yang terorganisir membuat warga diminta lebih waspada saat memarkir kendaraan, bahkan hanya untuk beberapa menit.
Mengenai masih maraknya kasus curanmor, Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, membenarkan adanya kasus tersebut. Saat ini pihak kepolisian terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan rekaman CCTV tambahan dan memeriksa sejumlah saksi. “Anggota sudah tersebar, ada yang pulbaket tambahan,” katanya.
Kabar terbaru, polisi mengaku telah mengantongi identitas para pelaku. Tim di lapangan kini terus bergerak untuk melakukan pengejaran. “Identitas sudah kita kantongi, saat ini anggota sedang memburunya,” tegas Arya.
Perwira pertama Polri ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan keberadaan pasangan yang diduga terlibat dalam aksi curanmor tersebut. “Segera melapor bila di lingkungan masing-masing menemukan orang yang tidak dikenal serta mencurigakan,” pungkasnya. (dny/kun)






