Surabaya (beritajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VII meluncurkan program Kakak Tangguh. Program ini menyediakan 62.000 beasiswa perguruan tinggi swasta.
Inisiatif ini dirancang untuk memperluas akses pendidikan berkualitas bagi pelajar. Langkah tersebut diharapkan mampu menekan angka kemiskinan dengan melahirkan satu sarjana dari setiap keluarga.
“Hadirnya satu sarjana dalam sebuah keluarga bukan hanya menghadirkan kebanggaan, tetapi juga pembuka akses ekonomi yang lebih baik,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Senin (22/6/2026).
Peluncuran program ini berlangsung bersamaan dengan rapat kerja pimpinan perguruan tinggi di Hotel Morazen Surabaya. Pendidikan tinggi dinilai menjadi jalan paling efektif memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
“Penurunan kemiskinan menjadi salah satu indikator negara maju, dan satu-satunya jalan memutus mata rantai kemiskinan di seluruh dunia adalah melalui pendidikan,” tegasnya.
Pemprov Jatim juga meminta kampus memperkuat ilmu terapan untuk menekan angka pengangguran sarjana. Keahlian mahasiswa harus selaras dengan kebutuhan dunia industri modern.
“Perguruan tinggi bisa menjadi bagian yang menguatkan ilmu terapan sehingga sesuai dengan kebutuhan industri saat ini,” terang Khofifah.
Sementara itu, Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jatim, Prof Dyah Sawitri menjelaskan, program ini menuntut mahasiswa terjun langsung ke lapangan. Kampus didorong menjadi agen perubahan yang mencetak sumber daya manusia bermutu.
“Kakak Tangguh adalah fondasi kuat untuk menghasilkan SDM unggul yang membersamai masyarakat secara langsung dan punya kontribusi nyata untuk bangsa,” papar Dyah.
Untuk merealisasikan target tersebut, pelaksana program telah memetakan kebutuhan berdasarkan letak geografis. Pembagian wilayah ini menyesuaikan karakteristik budaya dan sosial masyarakat setempat.
“Kita bagi dalam wilayah Pantura, Arek, Mataraman, dan Pesisir. Itu menjadi kekuatan tersendiri bagi kita untuk mengimplementasikan Kakak Tangguh,” tandasnya. [ipl/but]




