Ringkasan Berita:
- Blibli kembali masuk daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
- Perseroan naik 32 peringkat ke posisi 228 dan menjadi perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi pada kategori Internet Service Retailing sektor Teknologi.
- Pendapatan neto Blibli pada 2025 mencapai Rp22,4 triliun atau tumbuh 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
- Blibli akan terus memperkuat strategi omnichannel, produktivitas, profitabilitas, dan integrasi ekosistem untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
Jakarta (beritajatim.com) – Di tengah dinamika ekonomi global dan persaingan yang semakin ketat di kawasan Asia Tenggara, PT Global Digital Niaga Tbk (Blibli) kembali menorehkan pencapaian dengan masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026. Pengakuan tersebut menjadi tahun ketiga secara berturut-turut bagi Blibli sebagai salah satu perusahaan terbesar dan berkinerja terbaik di kawasan ASEAN.
Dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026, Blibli menempati peringkat ke-228 atau naik 32 posisi dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga menjadi perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi pada kategori Internet Service Retailing di sektor teknologi.
Daftar Fortune Southeast Asia 500 sendiri menghimpun perusahaan-perusahaan terbesar dari berbagai sektor di tujuh negara Asia Tenggara berdasarkan total pendapatan pada tahun fiskal terakhir. Pencapaian Blibli mencerminkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus ketahanan model usaha di tengah perubahan dinamika pasar dan industri.
Sejalan dengan kinerja bisnis yang terus menguat, Blibli membukukan pendapatan neto sebesar Rp22,4 triliun atau setara US$1,36 miliar pada tahun buku 2025. Angka tersebut tumbuh 34 persen secara year on year (y.o.y.) dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan itu ditopang kontribusi positif dari seluruh segmen usaha, mulai dari kategori elektronik konsumen, bisnis institusi, hingga ekspansi jaringan toko fisik yang semakin memperkuat implementasi strategi omnichannel Perseroan.
Chief Corporate Officer sekaligus Investor Relations Blibli, Eric Winarta, menyampaikan apresiasi atas pengakuan yang kembali diberikan kepada perusahaan.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk kembali masuk dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2026 bersama perusahaan-perusahaan terkemuka di kawasan ini. Kami menyampaikan apresiasi kepada Fortune atas pengakuan ini, yang mencerminkan kepercayaan pelanggan, mitra, investor, serta seluruh pemangku kepentingan yang senantiasa mendukung perjalanan Blibli. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat fondasi bisnis, menjaga disiplin operasional, serta menghadirkan nilai yang relevan dan berkelanjutan bagi pelanggan dan mitra,” ujar Eric Winarta.
Ia menambahkan, perusahaan akan tetap berfokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem yang semakin kuat.
“Ke depan, kami akan tetap fokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem yang semakin erat. Kami percaya kombinasi kapabilitas digital, jaringan fisik yang luas, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan akan terus menjadi fondasi yang solid bagi penciptaan nilai jangka panjang,” tambah Eric.
Ekosistem Blibli Tiket yang mencakup segmen Ritel 1P, Ritel 3P, Institusi, serta Toko Fisik terus menjadi motor utama pertumbuhan bisnis Perseroan. Dengan fundamental usaha yang semakin kuat, momentum pertumbuhan yang berkelanjutan, serta fokus pada profitabilitas dan penciptaan nilai jangka panjang, Blibli optimistis mampu terus memperluas kontribusinya di Indonesia sekaligus memperkokoh posisi sebagai salah satu perusahaan teknologi dan perdagangan omnichannel terintegrasi terdepan di Asia Tenggara. [beq]






