Gresik (beritajatim.com)- Perjalanan panjang demi mendapatkan kesembuhan harus ditempuh Jumali (42), warga Desa Timur Sungai, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Menyeberangi lautan menuju daratan Gresik dalam kondisi membutuhkan perawatan medis lanjutan bukan perkara mudah.
Namun, setibanya di Pelabuhan Gresik, secercah harapan hadir melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan jajaran Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Gresik.
Tanpa menunggu lama, petugas Sidokkes Polres Gresik langsung menjemput Jumali yang baru turun dari kapal. Dengan penuh kehati-hatian, pasien tersebut dievakuasi menuju ambulans gratis untuk selanjutnya dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik guna mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Momen itu menjadi gambaran nyata perjuangan warga kepulauan dalam mengakses layanan kesehatan. Jarak yang jauh, keterbatasan fasilitas medis, hingga perjalanan laut yang harus ditempuh menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat Pulau Bawean ketika membutuhkan perawatan di rumah sakit rujukan.
Di tengah kondisi tersebut, kehadiran ambulans gratis menjadi bantuan yang sangat berarti. Bukan sekadar layanan transportasi medis, tetapi juga bentuk kepedulian yang memberikan rasa aman bagi pasien dan keluarganya saat menjalani proses rujukan.
Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, pelayanan ambulans gratis merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Pelayanan ini bertujuan membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya pasien yang memerlukan transportasi medis menuju rumah sakit rujukan. Semoga pasien segera mendapatkan penanganan terbaik dan diberikan kesembuhan,” ujarnya, Minggu (21/6/2026).
Menurut AKBP Ramadhan Nasution, warga yang berasal dari wilayah kepulauan seperti Bawean kerap menghadapi hambatan tersendiri ketika harus menjalani pengobatan lanjutan di daratan. Untuk itu, Polres Gresik berupaya memberikan dukungan nyata agar proses rujukan pasien dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan nyaman.
Seluruh rangkaian penjemputan hingga pengantaran Jumali ke RSUD Ibnu Sina Gresik berlangsung lancar. Di balik perjalanan tersebut tersimpan pesan kemanusiaan yang kuat, bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui penjagaan keamanan, tetapi juga melalui kepedulian terhadap mereka yang sedang berjuang untuk sembuh.
Bagi Jumali, perjalanan dari Pulau Bawean menuju rumah sakit di Gresik bukan sekadar perpindahan lokasi pengobatan. Perjalanan itu adalah ikhtiar untuk meraih kesembuhan ditengah perjalanan panjang tersebut, hadir tangan-tangan yang membantu, memastikan harapan kemanusiaan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran Polres Gresik yang menyediakan ambulan gratis,” pungkasnya. [dny/suf]






