Mojokerto (Beritajatim.com) – Khitanan massal yang digelar Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menjadi salah satu rangkaian kegiatan dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-108 Kota Mojokerto. Kegiatan yang berlangsung di Rumah Rakyat, Kota Mojokerto diikuti anak-anak dari berbagai wilayah di Kota Mojokerto.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari hadir langsung untuk memberikan semangat kepada para peserta dan orang tua yang mendampingi. Dalam kesempatan tersebut, Ning Ita (sapaan akrab, red) menyampaikan bahwa khitan merupakan salah satu tahapan penting bagi anak laki-laki dalam memasuki masa akil baligh.
“Selamat, kalian setelah dikhitan akan beranjak akil baligh. Setelah itu harus semakin rajin menjalankan salat lima waktu, memahami cara bersuci dengan benar, dan menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim dengan lebih baik,” ungkapnya, Kamis (18/6/2026).
Selain memberikan motivasi kepada para peserta, Ning Ita juga mengapresiasi peran MES yang turut menyemarakkan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Ning Ita menyampaikan ucapan terima kasih kepada MES yang telah ikut memeriahkan Hari Jadi ke-108 Kota Mojokerto.
Keterlibatan organisasi kemasyarakatan seperti MES dinilai menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pihaknya berharap semoga ke depan Kota Mojokerto semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, serta menjadi kota yang nyaman yang mampu membawa kedamaian dan kesejahteraan bagi semuanya.
Khitanan massal yang diselenggarakan MES tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-108 Kota Mojokerto, tetapi juga wujud kepedulian sosial kepada masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan layanan khitan secara gratis serta bingkisan untuk membantu proses pemulihan pasca khitan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto berharap kolaborasi antara pemerintah dan berbagai elemen masyarakat seperti ini dapat terus diperkuat. Selain menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh warga, kegiatan sosial tersebut juga menjadi sarana mempererat semangat gotong royong dalam mewujudkan Kota Mojokerto yang maju, sejahtera, dan membanggakan. [tin/but]







