Ringkasan Berita:
- Ribuan warga Jombang memadati Kolam Tirta Wisata Peterongan untuk mengikuti mancing gratis HUT Bhayangkara ke-80.
- Polres Jombang menebar satu ton ikan lele serta menyiapkan “Lele Master” dan doorprize yang menambah kemeriahan acara.
- Kegiatan ini menjadi upaya menghidupkan kembali wisata Tirta Wisata sekaligus mempererat hubungan aparat dan masyarakat.
Jombang (beritajatim.com) – Sabtu pagi (13/6/2026), suasana di kawasan Kolam Tirta Wisata Peterongan berubah menjadi lautan kegembiraan. Ribuan warga dari berbagai penjuru Jombang memadati area kolam sejak pagi hari untuk mengikuti mancing gratis yang digelar Polres Jombang dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Tangan-tangan yang memegang kail dan umpan tampak bersiap di sepanjang bibir kolam. Tawa, teriakan kecil, hingga sorak-sorai pecah setiap kali kail berhasil menarik ikan.
Suasana kebersamaan itu semakin hangat ketika satu ton ikan lele ditebar ke dalam kolam, menjadi ‘rebutan bahagia’ bagi para peserta yang datang bukan hanya untuk memancing, tetapi juga menikmati momen kebersamaan.
Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanuddin Yazid, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Jombang. Kehadiran mereka menambah kuat pesan bahwa acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga ruang silaturahmi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.
Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai perayaan, tetapi juga upaya menghidupkan kembali destinasi wisata lokal Tirta Wisata agar kembali ramai dikunjungi masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita berkumpul bersama seluruh unsur Forkopimda dan masyarakat. Ada satu ton lele gratis yang kami tebar untuk dinikmati bersama,” ujarnya.
Selain itu, Kapolres menegaskan bahwa memancing memiliki nilai edukatif, terutama dalam melatih kesabaran, ketenangan, dan fokus. Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi alternatif positif bagi masyarakat, khususnya generasi muda, dalam mengisi waktu luang.
“Daripada terjerumus hal negatif, lebih baik kegiatan seperti ini yang mengajarkan kesabaran dan ketenangan,” tambahnya.

Kemeriahan semakin terasa ketika panitia memperkenalkan ‘Lele Master’, ikan-ikan berukuran jumbo yang menjadi incaran utama peserta. Siapa pun yang berhasil menangkapnya berhak mendapatkan doorprize menarik yang telah disiapkan panitia. Momen ini menjadi puncak sorak kegembiraan di tengah ribuan peserta yang larut dalam suasana kompetisi yang sehat.
Di tengah riuh rendah kegembiraan itu, HUT Bhayangkara ke-80 di Jombang tahun ini meninggalkan kesan mendalam. Bukan hanya sebagai seremoni, tetapi sebagai ruang yang mempertemukan warga dalam suasana akrab, tanpa sekat, dan penuh tawa.
Sejak pagi hingga siang, atmosfer di sekitar kolam tetap hidup. Warga menikmati hiburan rakyat yang sederhana namun sarat makna—sebuah momen ketika kebahagiaan hadir dari hal-hal paling dekat: air, kail, dan kebersamaan. [suf]






