Mojokerto (beritajatim.com) – Dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga tingkat desa. Seperti yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Japanan, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Aipda Ribut Joko Laksono yang turun langsung ke lahan pertanian untuk memberikan pendampingan dan motivasi kepada petani jagung.
Dalam kegiatan sambang dan dialogis tersebut, Aipda Ribut meninjau lahan seluas 0,5 hektare milik Slamet yang tengah dipersiapkan untuk ditanami jagung. Selain melihat kondisi lahan, ia juga berdiskusi dengan petani mengenai kesiapan tanam, teknik pengolahan tanah, hingga perawatan tanaman agar mampu menghasilkan panen yang optimal.
Ia juga mengajak warga untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi keluarga. Menurutnya, optimalisasi lahan pertanian memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.
Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian mendapat respons positif dari para petani. Mereka mengaku termotivasi dengan perhatian dan pendampingan yang diberikan, terutama dalam menghadapi tantangan pengelolaan lahan dan peningkatan hasil produksi.
Langkah ini dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Polri sendiri terus mendorong peran aktif jajaran Bhabinkamtibmas untuk hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban.
Tetapi juga mendukung berbagai program pembangunan, termasuk penguatan sektor pertanian sebagai fondasi ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendukung program swasembada pangan sekaligus mendorong masyarakat memanfaatkan lahan kosong secara produktif.
“Pemanfaatan lahan kosong untuk ditanami komoditas pangan seperti jagung merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dengan pengelolaan yang baik, hasil panen diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026). [tin/but]







