Ringkasan Berita:
- Stasiun Mojokerto melayani 33.488 pelanggan kereta api sepanjang Mei 2026.
- Jumlah tersebut meningkat 13,5 persen dibandingkan Mei 2025 yang mencapai 29.508 pelanggan.
- KAI Daop 8 Surabaya menyebut peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api terus bertambah.
- Kereta api dinilai semakin diminati karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
Mojokerto (beritajatim.com) – Jumlah pengguna kereta api di Stasiun Mojokerto mengalami peningkatan signifikan sepanjang Mei 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat sebanyak 33.488 pelanggan menggunakan layanan kereta api melalui stasiun tersebut atau meningkat 13,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Berdasarkan data KAI Daop 8 Surabaya, total pelanggan pada Mei 2026 terdiri atas 15.955 pelanggan berangkat dan 17.533 pelanggan tiba di Stasiun Mojokerto. Sementara pada Mei 2025, stasiun tersebut melayani 29.508 pelanggan, dengan rincian 14.158 pelanggan berangkat dan 15.350 pelanggan tiba.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan pertumbuhan jumlah pelanggan menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap transportasi kereta api sebagai moda perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu.
“Pertumbuhan jumlah pelanggan di Stasiun Mojokerto menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. Hal ini menunjukkan bahwa kereta api semakin menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbagai kebutuhan perjalanan karena menawarkan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” ungkapnya, Selasa (9/6/2026).
Menurut Mahendro, peningkatan jumlah pelanggan juga menegaskan peran strategis Stasiun Mojokerto dalam mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Jawa.
Sebagai salah satu stasiun penting di wilayah Mojokerto, stasiun tersebut menjadi penghubung masyarakat menuju berbagai kota tujuan. Kemudahan akses, beragam pilihan perjalanan kereta api, serta peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan menjadi faktor yang mendorong bertambahnya jumlah pengguna.
Selain menawarkan efisiensi waktu tempuh, kereta api juga semakin diminati berkat berbagai inovasi layanan yang terus dikembangkan KAI, baik di area stasiun maupun selama perjalanan. Berbagai pembaruan tersebut dilakukan untuk menghadirkan layanan transportasi yang modern, terintegrasi, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan.
Mahendro menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang terus mempercayakan perjalanan menggunakan kereta api.
“Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah mempercayakan perjalanan mereka menggunakan kereta api. Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi KAI untuk terus meningkatkan kualitas layanan, sehingga kereta api tetap menjadi moda transportasi pilihan yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan oleh masyarakat,” katanya.
KAI Daop 8 Surabaya optimistis tren pertumbuhan pelanggan di Stasiun Mojokerto akan terus berlanjut seiring meningkatnya mobilitas masyarakat serta kebutuhan terhadap transportasi publik yang efisien dan ramah lingkungan.
Melalui peningkatan layanan yang berkelanjutan, KAI berkomitmen mendukung konektivitas antardaerah, memperlancar mobilitas masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan wilayah. [tin/beq]






