Mojokerto (beritajatim.com) – Di tengah derasnya arus informasi dan pengaruh media sosial yang membentuk kehidupan generasi muda saat ini, peran orang tua dinilai semakin krusial dalam membangun karakter anak. Karena itu, orang tua dituntut tidak hanya menjadi pengawas, tetapi juga sahabat dan pendamping yang mampu memahami perkembangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra saat menghadiri Gelar Syukur Parenting Kelulusan dan Peresmian Gelanggang Olahraga (GOR) SMP Negeri 1 Ngoro. Dalam kegiatan yang mengusung tema ‘Orang Tua Adaptif, Gen Z Berkarakter : Peran Orang Tua dalam Membentuk Remaja Tangguh di Era Digital’ itu, Gus Barra (sapaan akrab, red) mengingatkan bahwa pendidikan anak merupakan tanggung jawab bersama antara sekolah dan keluarga.
“Anak-anak hari ini tumbuh di tengah kemudahan akses informasi, media sosial, dan perubahan lingkungan yang sangat cepat. Karena itu, pendidikan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah. Orang tua harus hadir dan terlibat aktif dalam mendampingi anak-anaknya,” ungkapnya, Senin (8/6/2026).
“Bukan sekadar memahami teknologi, tetapi juga mampu membangun komunikasi yang sehat dengan anak, memberikan teladan, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan yang kuat. Anak-anak tidak hanya membutuhkan dukungan materi. Mereka membutuhkan perhatian, motivasi, pendampingan, dan doa dari orang tua agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berkarakter,” katanya.
Di hadapan para orang tua siswa, tenaga pendidik, alumni, dan tamu undangan yang hadir, Gus Barra juga mengapresiasi SMP Negeri 1 Ngoro yang terus berkembang tidak hanya dalam prestasi akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik. Momentum kelulusan siswa kelas IX dalam kegiatan tersebut, menurutnya, menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan lahir dari kolaborasi seluruh pihak.
Pada kesempatan yang sama, Gus Barra juga meresmikan Gedung Olahraga (GOR) SMP Negeri 1 Ngoro sebagai fasilitas baru yang diharapkan dapat mendukung pengembangan bakat dan prestasi siswa. Menurutnya, olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga membentuk karakter disiplin, sportivitas, kerja keras, dan jiwa kepemimpinan.
Selain memberikan motivasi kepada para siswa yang lulus, Gus Barra mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap tidak ada anak di Kabupaten Mojokerto yang putus sekolah dan seluruh pelajar terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Anak-anak inilah yang kelak akan menentukan arah kemajuan bangsa. Karena itu, tugas kita hari ini adalah memastikan mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tandasnya. [tin/but]








