Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun melibatkan truk wingbox, truk tangki Pertamina, dan sepeda motor terjadi di Kedunggalar, Ngawi.
- Truk wingbox diduga gagal menyalip dan menabrak truk tangki dari arah berlawanan.
- Setelah benturan, truk wingbox kehilangan kendali lalu menghantam mobil parkir dan rumah warga.
- Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun sejumlah kendaraan dan rumah warga mengalami kerusakan.
Ngawi (beritajatim.com) – Kecelakaan beruntun yang melibatkan truk wingbox pengangkut paket, truk tangki Pertamina, dan sebuah sepeda motor terjadi di Jalan Raya Ngawi-Solo, tepatnya di Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jumat (5/6/2026) malam. Truk wingbox baru berhenti setelah menghantam sebuah mobil yang terparkir dan menabrak rumah warga.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.45 WIB. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kecelakaan menyebabkan kerusakan pada sejumlah kendaraan serta rumah milik warga yang berada di tepi jalan.
Rumah milik Hadi Witoyo (53) mengalami kerusakan cukup parah akibat dihantam truk wingbox yang kehilangan kendali. Selain itu, truk tangki Pertamina mengalami kerusakan pada bagian samping kanan, sementara sepeda motor yang terlibat juga mengalami kerusakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat truk wingbox yang dikemudikan Darusman (48), warga Kecamatan Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, melaju dari arah Solo menuju Kota Ngawi.
Saat melintas di lokasi kejadian, sopir truk diduga berusaha mendahului kendaraan yang berada di depannya. Namun, manuver tersebut dilakukan tanpa memperhatikan arus lalu lintas dari arah berlawanan.
Akibatnya, bagian depan truk wingbox menghantam sisi kanan truk tangki Pertamina yang dikemudikan Rusdi Kuswanto (47), warga Kabupaten Semarang.
Pada saat yang sama, sepeda motor yang berada di belakang truk tangki dan dikendarai Alfian Dwi Purnomo (23), warga Kecamatan Kedunggalar, tidak sempat menghindar sehingga menabrak bagian belakang truk tangki.
Benturan awal membuat truk wingbox kehilangan kendali. Kendaraan besar tersebut kemudian oleng ke kanan, menghantam sebuah mobil yang sedang terparkir sebelum akhirnya menabrak rumah warga di pinggir jalan.
Hadi Witoyo, pemilik rumah yang terdampak, mengaku terkejut ketika mendengar suara benturan keras yang terjadi secara tiba-tiba.
“Saya sedang duduk di warung. Tiba-tiba truk itu oleng ke kanan setelah menabrak kendaraan lain, lalu menghantam mobil dan rumah. Syukurlah tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Sementara itu, pengendara sepeda motor, Alfian Dwi Purnomo, mengaku sedang dalam perjalanan pulang kerja saat kecelakaan terjadi.
“Saya dari arah timur ke barat. Truk itu mendahului kendaraan, kemudian menabrak truk tangki. Setelah itu menghantam rumah dan mobil,” katanya.
Pengemudi truk wingbox, Darusman, mengatakan dirinya sempat berusaha mengendalikan kendaraan setelah tabrakan pertama terjadi. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena truk sudah kehilangan kendali.
“Setelah tabrakan saya berusaha mengendalikan setir, tetapi tidak bisa. Truk malah mengarah ke kanan dan menabrak mobil serta rumah. Saya juga tidak tahu ada sepeda motor di belakang,” ujarnya.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengatur arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan di jalur nasional tersebut.
Untuk mempercepat normalisasi lalu lintas, truk tangki Pertamina dipindahkan ke tepi jalan. Sementara truk wingbox yang sempat masuk ke area rumah warga juga berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.
Kasus kecelakaan beruntun tersebut kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan serta mendalami seluruh keterangan dari para pihak yang terlibat. [fiq/beq]






