Magetan (beritajatim.com) – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Magetan menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan menggelar bakti sosial di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Karangrejo, Kabupaten Magetan, Kamis (4/6/2026). Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa itu menjadi momen berbagi kebahagiaan sekaligus memberikan motivasi kepada anak-anak berkebutuhan khusus yang menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
Kehadiran Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Magetan dan para Pejabat Utama (PJU) Polres Magetan disambut hangat oleh para guru dan siswa. Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan yang tidak hanya diisi dengan silaturahmi, tetapi juga penyerahan bantuan dan santunan sosial kepada para siswa sebagai bentuk perhatian terhadap kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih.
Bakti sosial tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tahun ini tidak hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga menghadirkan aksi nyata yang menyentuh langsung masyarakat. Melalui kunjungan ke SLBN Karangrejo, Polres Magetan ingin memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.
Dalam sambutannya, Kapolres Magetan mengaku bersyukur dapat hadir langsung di tengah keluarga besar SLBN Karangrejo. Ia menyebut para siswa yang belajar di sekolah tersebut sebagai anak-anak istimewa yang memiliki semangat luar biasa.
“Saya sangat senang sekali, alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi dalam rangka bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80 di SLB Karangrejo. SLB adalah Sekolah Luar Biasa, karena anak-anaknya semuanya luar biasa dan disayangi oleh Allah dan kita semua,” ujar AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres juga kembali menyoroti sosok Sri, guru SLBN Karangrejo yang sebelumnya memperoleh penghargaan sebagai Duta Lalu Lintas Polres Magetan. Penghargaan tersebut diberikan setelah aksinya menghentikan sebuah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang diduga hendak menerobos lampu lalu lintas di pertigaan Karangrejo viral di media sosial dan menuai apresiasi luas dari masyarakat.
Menurut Kapolres, tindakan yang dilakukan Sri mencerminkan kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan dan menjadi contoh nyata bahwa setiap individu dapat berkontribusi menciptakan budaya tertib berlalu lintas.
“Saya ingin memberikan teladan yang dilakukan oleh Bu Sri, bahwa Ibu Sri melakukan suatu kebaikan tentang tertib lalu lintas di jalan. Bu Sri menjadi inspirasi buat kita semua. Jadi keikhlasan itu penting. Tanpa adanya keikhlasan, saya rasa kita semua tidak bisa mendapatkan ridho daripada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Insya Allah, Pak Kapolres yakin adik-adik akan bisa meraih apa yang adik-adik inginkan dan cita-citakan,” tambahnya.
Pesan tersebut disampaikan tidak hanya sebagai bentuk apresiasi kepada Sri, tetapi juga untuk memotivasi para siswa agar terus percaya diri dalam mengejar impian mereka. Kapolres menekankan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, Kepala SLBN Karangrejo, Diaz, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan Polres Magetan kepada para siswa dan tenaga pendidik di sekolah tersebut. Ia menilai kunjungan tersebut memberikan energi positif bagi seluruh keluarga besar SLBN Karangrejo.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Magetan, Ibu Ketua Bhayangkari, dan seluruh jajaran Polres Magetan yang telah berkenan hadir dan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak kami. Kunjungan ini menjadi motivasi dan semangat yang luar biasa bagi para siswa, guru, maupun orang tua. Semoga sinergi dan kepedulian seperti ini terus terjalin demi mendukung tumbuh kembang anak-anak kami,” ungkap Diaz.
Kegiatan sosial seperti ini dinilai memiliki dampak positif bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Selain membantu memenuhi kebutuhan mereka melalui bantuan yang diberikan, kehadiran para pemangku kepentingan juga dapat meningkatkan rasa percaya diri siswa serta memperkuat dukungan sosial bagi keluarga dan tenaga pendidik yang mendampingi mereka setiap hari.
Selama kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias berinteraksi dengan rombongan Polres Magetan. Canda tawa dan suasana hangat mewarnai setiap rangkaian acara, mencerminkan kedekatan yang terjalin antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Melalui bakti sosial tersebut, Polres Magetan menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak sekadar menjadi momentum perayaan institusi, melainkan juga sarana memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian sosial. Ke depan, sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, dan masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga semakin banyak program yang mampu mendukung tumbuh kembang anak-anak berkebutuhan khusus serta memperkuat kehadiran Polri sebagai pelayan dan sahabat masyarakat. [fiq/aje]






