Surabaya (beritajatim.com) – Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menyesali keputusan Bruno Moreira hengkang dari Persebaya.
Empat musim penuh pengabdian dalam dua periode berbeda. Selama perjalanan tersebut, pemain asal Brasil itu tumbuh menjadi salah satu sosok paling berpengaruh di ruang ganti maupun di atas lapangan.
Bagi Coach Tavares, kepergian Bruno bukan hanya kehilangan seorang pemain. Persebaya juga melepas seorang pemimpin yang selama ini menjadi panutan bagi rekan-rekannya.
“Dia adalah kapten tim kami, sosok penting di dalam maupun di luar lapangan,” ujar Coach Tavares, Jumat (5/6/2026).
Pelatih asal Portugal itu mengaku sangat mengapresiasi dedikasi yang ditunjukkan Bruno sepanjang musim. Menurutnya, sang pemain selalu memberikan kontribusi maksimal setiap kali mengenakan seragam Persebaya.
“Jika melihat penampilannya sepanjang musim, terutama setelah laga terakhir melawan Persik yang kami menangi 5-0, Bruno menunjukkan kualitas yang luar biasa. Sebagai pelatih, saya melihat dia memberikan kontribusi maksimal untuk tim, baik melalui gol, assist, kerja defensif, maupun kontribusi saat menyerang,” jelasnya.
Coach Tavares mengungkapkan bahwa dirinya dan manajemen sebenarnya berharap Bruno tetap bertahan di Surabaya. Berbagai upaya telah dilakukan agar sang kapten melanjutkan perjalanannya bersama Green Force.
Namun pada akhirnya, Bruno memilih mengambil tantangan baru dalam kariernya. Keputusan tersebut diterima dengan penuh penghormatan oleh seluruh elemen klub.
“Pada akhirnya, dia memutuskan untuk melanjutkan karier di tempat lain. Tentu kami menghormati keputusan tersebut. Dalam sepak bola, setiap pemain memiliki hak untuk menentukan jalan terbaik bagi karier dan keluarganya,” kata pelatih berusia 46 tahun.
Sepanjang musim 2025/26, Bruno kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu motor permainan Persebaya. Dari 28 pertandingan yang dijalani, ia mencatatkan 12 gol dan tujuh assist. Catatan tersebut menegaskan statusnya sebagai pemain yang mampu memberi perbedaan dalam banyak pertandingan penting.(way/aje)






