Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 1.384 jemaah haji asal Pamekasan yang tergabung dalam empat kelompok terbang (kloter) berbeda, dijadwalkan tiba di Bumi Pamelingan Pamekasan, pada Sabtu hingga Minggu (20-21/6/2026) mendatang.
Dari total jemaah haji tersebut, mereka tersebar di empat kloter berbeda, masing-masing sebanyak 309 orang di Kloter 73, 325 orang di Kloter 74, 376 di Kloter 75, serta sebanyak 374 di Kloter 76.
“Kloter 73 dijadwalkan tiba lebih awal dibanding kloter lain, mereka diperkirakan tiba sekitar pukul 21:15 WIB di Pamekasan, yakni pada 20 Juni 2021. Disusul rombongan Kloter 74 dijadwalkan tiba sekitar pukul 22:55 WIB pada hari yang sama,” kata Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj dan Umrah) Pamekasan, Abdul Halim, Kamis (4/6/2026).
Pada hari berikutnya disusul rombongan jemaah haji dari dua kloter berbeda, yakni Kloter 75 dan 76. “Untuk Kloter 75 dijadwalkan tiba sekitar pukul 6:00 WIB di Pamekasan, tepatnya pada Minggu, 21 Juni 2026. Disusul rombongan jemaah haji dari Kloter 76 pada pukul 8:00 WIB pada hari yang sama,” ungkapnya.
“Untuk titik penjemputan disebar di berbagai lokasi di Pamekasan, di antaranya di Masjid Agung As Syuhada atau di area Arek Lancor, Pondok Pesantren Miftahul Ulum Panyepen, Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Pondok Pesantren Karang Baru Blumbungan, serta Pondok Pesantren Darul Ulum Banyuanyar dan Pondok Pesantren Al-Hamidy Banyuanyar, ponpes at tauhid Kangenan, dan SD Plus Nurul Hikmah,” imbuhnya.
Sementara untuk transportasi penjemputan, nantinya akan dilakukan dengan menggunakan armada bus seperti saat pemberangkatan beberapa waktu lalu, dan tentunya disesuaikan dengan jumlah jemaah haji.
“Untuk penjemputan kita siapkan armada bus untuk perjalanan dari (Asrama Haji Sukolilo) Surabaya menuju Pamekasan, jumlah armada tentu kita sesuaikan dengan total jemaah berdasar kloter masing-masing,” jelasnya.
Selain itu pihaknya juga mengimbau seluruh jemaah dan keluarga untuk memperhatikan jadwal yang telah ditetapkan. Termasuk juga diminta hadir sesuai waktu yang ditentukan serta mengikuti seluruh arahan petugas demi kelancaran proses pemulangan.
“Tidak kalah penting kami mengingatkan bahwa jadwal pemulangan dapat berubah sewaktu-waktu menyesuaikan kondisi penerbangan dan kebijakan maskapai. Oleh karena itu, jemaah dan keluarga diharapkan terus memantau informasi resmi dari panitia penyelenggara haji,” pungkasnya. [pin/kun]






