Malang (beritajatim.com) – Seorang wanita berstatus pelajar berinisial FAH (16 tahun) ditemukan meninggal dunia dengan cara tragis. FAH ditemukan gantung diri di rumahnya di Jalan Oro-oro Dowo, Kota Malang, pada Kamis (4/6/2026) pukul 01.30 WIB.
Kronologi awal FAH diketahui meninggal dunia saat HF, ayah mendiang, terbangun dari tidurnya kemudian melihat korban tidak berada di tempat tidur. HF yang penasaran lalu mengecek kamar mandi dan memanggil FAH.
“Namun tidak ada jawaban. Atas hal tersebut, saksi 1 mengintip ke dalam kamar mandi, yang mana dirinya melihat baju yang menggantung. Karena curiga, kemudian pintu kamar mandi didobrak dan melihat korban telah gantung diri,” kata Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin.
Lukman mengatakan saat HF berteriak, istrinya, FA, langsung terbangun dari tidur dan menuju HF. Kedua orang tua FAH itu langsung syok karena mengetahui korban telah gantung diri. Keduanya sempat menurunkan jenazah korban, namun diketahui korban sudah tidak bernyawa.
“Atas hal tersebut, selanjutnya saksi 1 dan 2 memotong tali yang digunakan untuk gantung diri dan menurunkan korban. Setelah diturunkan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Lukman.
Hasil pengumpulan keterangan diketahui sebelumnya laptop milik korban rusak saat memasuki masa ujian sekolah. Beberapa hari sebelumnya, korban sempat pamit berangkat sekolah karena ujian, namun tidak ke sekolah dan justru menuju rumah neneknya.
“Kondisi lainnya bahwa laptopnya dalam kondisi rusak. Pamitnya tetap masuk ujian, tapi tidak hadir ujian dan malah ke rumah neneknya. Selain itu, menurut keterangan tetangga, korban sering melamun,” kata Lukman. (luc/kun)






